<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Misteri Online</title>
	<atom:link href="http://misterionline.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://misterionline.com</link>
	<description>Portal Berita Metafisika dan Spiritual Indonesia</description>
	<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 10:43:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>KONSULTASI</title>
		<link>http://misterionline.com/14/07/2010/konsultasi.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/14/07/2010/konsultasi.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 10:20:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>[ap]</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[KONSULTASI SPIRITUAL DAN SUPRATURAL
KI FATAHILLAH SONGGOLANGIT 
Pengasuh Konsultasi dan Tabir Mimpi Harian METEOR Jateng-DIJ (Jawa Pos Grup)
PROFIL
Lama mendalami ilmu spiritual-supratural menjadikan jati diri Ki Fatahillah Songgolangit semakin terbentuk, kukuh dalam mengemban misi menolong sesama melalui kemampuannya. Pria kelahiran Lamongan, Jawa Timur ini mewarisi kemampuan olah spiritual dan supranatural dari para eyang keturunannya langsung, diantaranya KH [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KONSULTASI SPIRITUAL DAN SUPRATURAL<br />
KI FATAHILLAH SONGGOLANGIT </strong><br />
Pengasuh Konsultasi dan Tabir Mimpi Harian METEOR Jateng-DIJ (Jawa Pos Grup)</p>
<p><strong>PROFIL</strong><br />
Lama mendalami ilmu spiritual-supratural menjadikan jati diri Ki Fatahillah Songgolangit semakin terbentuk, kukuh dalam mengemban misi menolong sesama melalui kemampuannya. Pria kelahiran Lamongan, Jawa Timur ini mewarisi kemampuan olah spiritual dan supranatural dari para eyang keturunannya langsung, diantaranya KH Khudlori.<br />
Bakat alamiah yang menitis menempa diri Ki Fatahillah Songgolangit menjadi spiritualis sekaligus supranaturalis sejati. Sejak kecil bergelut dengan orang-orang yang memiliki daya linuwih dan kepekaan batin yang tinggi, menempa dirinya tumbuh menjadi anak yang punya kelebihan dalam hal supratural. Sejak masuk SD ia sudah pandai menebak kejadian-kejadian yang akan dialami oleh orang-orang di sekitarnya.<br />
Kelebihan tersebut bertambah matang ketika dia mendadar ilmu langsung dari eyangnya. Meski demikian kemampuan yang dimiliki bukan sebagai jalan utama dalam kehidupannya. Ki Fatahillah kecil menjalani kehidupan layaknya teman-temannya yang lain. Menikmati masa sekolah hingga menjadi Sarjana dan mengembangkan dirinya ikut organisasi kerohanian dan perkumpulan-perkumpulan social.<br />
Sampai kemudian dia bertemu dengan salah seorang kiai (kini sudah meninggal) yang menetap di kaki gunung Ungaran, Kabupaten Semarang. Dia banyak diwejang agar banyak-banyak mengamalkan kelebihan yang dipunyai kepada sesama. Pesan tersebut dijalankan dengan memulai membantu keluarga yang sering mendapat masalah, teman-temannya yang punya problem asmara sampai pekerjaan yang susah, dan orang lain yang mendengar kemampuannya dari gethuk-tular.<br />
Tak salah jika kemudian pimpinan Harian Pagi METEOR (Jawa Pos Grup) yang beredar luas di Jawa Tengah dan Jogjakarta memintanya untuk menjadi pengasuh Rubrik Konsultasi dan Tabir Mimpi di harian Kriminal dan Metafisika tersebut. Melalui media tersebut namanya semakin dikenal seiring banyaknya orang yang berhasil menuntaskan masalahnya melalui solusi dan ajian-ajian yang diberikan.<br />
Kini, Ki Fatahillah Songgolangit membuka praktik di rumah sendiri di Jl Pangrango 12, Kecamatan  Getasan, Kabupaten Semarang (belakang balaidesa Sumogawe sekitar 100 meter).<br />
Meski karya olah supranaturalnya banyak menggunakan nama-nama ajian, dia menyebut, semua itu hanya sekedar sebagai sarana saja. Bukan untuk diagung-agungkan atau disembah-sembah. Tidak syirik dan tidak melanggar ajaran agama. Karena doa tetap dipanjatkan kepada Allah SWT melalui amalan-amalan yang diberikan kepada setiap pasiennya.  “Atas ijin dan ridho Allah, insya Allah setiap masalah para pasien bisa selesai dan tuntas,” ujarnya. ***</p>
<p><strong>SPESIALISASI </strong><br />
Ajian Pener Asmoro: Solusi mengatasi masalah asmara dan perjodohan, seperti diputus pacar, ditolak lawan jenis, memikat lawan jenis, belum ketemu jodoh, dll.<br />
Ajian Bungkem Jiwo:  Solusi menarik dan mengunci suami/istri/kekasih agar selalu setia, tidak berpaling pada yang lain, menjauhkan WIL/PIL, dll.<br />
Ajian Gembong Isim: Solusi mengatasi usaha/bisnis yang macet, tidak maju-maju, dihambat pesaing bisnis, sering gagal bertransaksi, dll.<br />
Ajian Junjung Kharisma: Solusi melancarkan karir/jabatan, disegani bawahan  dan pimpinan, dimana-mana selalu dipercaya, dll.<br />
Ajian Puter Sukmo: Solusi mengembalikan pikiran orang yang dituju agar menurut sesuai yang kita inginkan, seperti hubungan tidak restui orangtua, pacar pergi tidak ada kabar, mencari orang hilang, dll.<br />
Ajian Penglaris: Solusi melancarkan usaha, khususnya bagi pedagang, pemilik rumah makan, hotel, perkantoran, bengkel, persewaan, dll.<br />
Ajian Lebur Hutang: Mengatasi masalah hutang yang menumpuk agar segera terlunasi (berdasarkan ilmu hikmah).<br />
Ajian Gembolo Rezeki: Mendatangkan rezeki dan pengasilan dari segala penjuru arah.<br />
Ajian Tolak Balak: Menangkal dan membersihkan tempat usaha dari gangguan gaib.<br />
Ajian Pangkon Doyong: Menciptakan dan menambah daya seks frekuensi tinggi.<br />
Ruwatan Kolosuker: Solusi menghilangkan kesialan/nasib tidak baik yang disebabkan sengkolo maupun sukerto, sering kali gagal, perjodohan tidak baik, sering sakit-sakitan, dijauhi orang, dll.<br />
Jamas Aura: Membuka/menumbuhkan aura positif dan membuang aura negative.<br />
Pagar Gaib: Proteksi dan pembersihan rumah, perkantoran, toko, hotel, rumah makan, dari gangguan gaib dan tangan jahil/pencuri.</p>
<p><strong>Membantu Secara Khusus </strong><br />
Pagar Badan, Belum Punya Keturunan, Menyembuhkan Berbagai Macam Penyakit, Jasa Pengawalan Khusus/Khodam, Membuka Keberuntungan, Pesugihan Putih, Lulus Ujian, Anak Kurang Pinter/Idiot/Nurut, Dll.<br />
Insya Allah dijamin cepat berhasil tanpa resiko maupun pantangan karena berdasarkan agama dan Ilmu Hikmah.<br />
Konsultasi langsung maupun jarak jauh mutu sama. Jarak jauh ajian berserta petunjuk akan dipaketkan lewat jasa Pos Kilat/Express/Tiki. Dalam Negeri tanpa tambahan ongkos kirim, Luar Negeri tambah ongkos kirim Rp 150.000,-.</p>
<p>Alamat Praktik<br />
Jl Pangrango 12 Perum Griya Gawe Mukti, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Rute:  Dari pasar sapi Salatiga naik mini bus jurusan wisata Kopeng turun di balaidesa Sumogawe. Dari Jogja/Magelang: Naik minibus jurusan Salatiga lewat Kopeng turun Balaidesa Sumogawe. Lokasi belakang balaidesa Sumogawe masuk sekitar 100 meter). <strong>HP. 087832542666</strong>.<br />
Pesan ajian jarak jauh, mahar dikirim ke Norek: 0130549896 BCA Salatiga a/n M.A. Budi Karuniawan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/14/07/2010/konsultasi.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lighter Mobil Diganggu Makhluk Gaib</title>
		<link>http://misterionline.com/20/05/2009/lighter-mobil-diganggu-makhluk-gaib.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/20/05/2009/lighter-mobil-diganggu-makhluk-gaib.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 17:16:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Misteri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=781</guid>
		<description><![CDATA[Peristiwa ini terjadi sekitar Tahun 2000 di sebuah kampus. Waktu kami sedang menunggu kuliah paket periklanan yang belangsung jam 18.30. Untuk menuggu kuliah tersebut saya dan teman kira-kira 15 orang asyik nongkrong mennyanyi dan bermain gitar di parkiran kampus. 
Saat itu kami semua bergembira dan bernyanyi dengan suara yang keras, dan saya ingat pada saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Peristiwa ini terjadi sekitar Tahun 2000 di sebuah kampus. Waktu kami sedang menunggu kuliah paket periklanan yang belangsung jam 18.30. Untuk menuggu kuliah tersebut saya dan teman kira-kira 15 orang asyik nongkrong mennyanyi dan bermain gitar di parkiran kampus. <span id="more-781"></span><br />
Saat itu kami semua bergembira dan bernyanyi dengan suara yang keras, dan saya ingat pada saat itu juga terdengar Adzan magrib dari masjid yang terletak sekitar 500 meter. Tapi kami semua tidak mengindahkan Adzan maghrib tersebut, kami terus bernyanyi dan tertawa, kebetulan saya duduk membelakangi pohon.<br />
Pada saat itu teman saya yang duduk berhadapan dengan saya menyuruh saya melihat kearah pohon dibelakang saya. Dia bilang ada sesuatu yang aneh di pohon itu. Saya langsung melihat kebelakang ternyata benar ada wujud hitam yang bergelantungan sepeti sedang terbang.<br />
Saat itu juga saya sangat ketakutan sekali, tapi saya tidak berani memberitahu temen yang lain, pasti mereka pada lari ketakuatan. Sedangkan saya harus memindahkan mobil dulu, jadi saya diam saja berdua dengan temen saya yang melihat, tapi untuk mengusir ketakutan itu saya masuk kedalam mobil dengan teman saya untuk mendengarkan musik.<br />
Ketika kami di dalam mobil ada temen saya minta api dari lighter di mobil saya. Karena hari sudah gelap saya nyalakan lampu di dalam mobil untuk menyalakan lighter. Tapi anehnya saat temen saya yang berada di luar dan mau masuk mobil untuk menyalakan api, begitu dia masuk mobil tiba-tiba lampu dalam mobil padam, dan begitu di keluar lampu menyala.<br />
Kejadian itu berulang lagi, saat saya berusaha menyalakan lihter di dalam mobil tapi begitu dia masuk lampu padam lagi dan bgitu dia keluar lampu nyala lagi. Akhirnya teman saya itu bilang ke saya, “Gan kalo saya masuk ke dalam mobil pasti lampunya mati deh,” ujarnya.<br />
Akhirnya dia buktikan ternyata benar, begitu dia keluar lampu menyala lagi, saat itu juga kami buru-buru menyalakan mobil dan meninggalkan tempat tersebut. Tapi begitu saya menyalakan lampu depan mobil dari pohon saya melihat wujud hitam itu persis didepan mobil saya.<br />
Saya cuma bisa membaca Al Fatihah dan langsung memindahkan mobil ke tempat yang ramai. Begitulah pengalaman saya melihat setan dan mengalami hal yang sangat aneh, dan setan atau apalah dia itu bisa menampakkan wujudnya bila ia mau. <strong>(Seperti Dikisahkan Gandhi, Semarang/as) </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/20/05/2009/lighter-mobil-diganggu-makhluk-gaib.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Arah Pintu Rumah Menentukan Rezeki</title>
		<link>http://misterionline.com/18/05/2009/arah-pintu-rumah-menentukan-rezeki.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/18/05/2009/arah-pintu-rumah-menentukan-rezeki.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 17:05:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Primbon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=779</guid>
		<description><![CDATA[
 Membuat rumah ternyata bukan sekedar membangun secara fisik. Perlu dicerna lebih lanjut, bahwa posisi rumah maupun arah menghadap rumah sangat berpengaruh bagi kemajuan penghuninya. Menurut hongshui Jawa atau Pakuwon, ada aturan tertentu untuk menentukan arah pintu rumah yang baik. 
Penentuan arah menghadap rumah, bagi masyarakat Jawa, merupakan hal yang sangat penting dalam membangun suatu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<li><a href="http://www.flickr.com/photos/misterionline/3533043647/" title="pintu menentukan" class="flickr-image alignnone" rel="flickr-mgr" ><img src="http://farm3.static.flickr.com/2051/3533043647_b591d61801_m.jpg" align='left' alt="pintu menentukan" class="flickr-medium"  /></a></li>
<p> Membuat rumah ternyata bukan sekedar membangun secara fisik. Perlu dicerna lebih lanjut, bahwa posisi rumah maupun arah menghadap rumah sangat berpengaruh bagi kemajuan penghuninya. Menurut hongshui Jawa atau Pakuwon, ada aturan tertentu untuk menentukan arah pintu rumah yang baik. <span id="more-779"></span><br />
Penentuan arah menghadap rumah, bagi masyarakat Jawa, merupakan hal yang sangat penting dalam membangun suatu rumah sebagai tempat tinggal. Secara garis besar, arah menghadap rumah yaitu menghadap ke utara, timur, selatan, dan arah barat.<br />
Seperti halnya bangsa Cina, orang Jawa percaya bahwa arah menghadap rumah memiliki pengaruh atau dapat membawa keberuntungan maupun kesialan dalam hidupnya. Begitupun akan berpengaruh pada keluarganya.<br />
Pada jaman dahulu dalam masyarakat Jawa hampir tidak dijumpai rumah menghadap ke barat dan demikian pula halnya yang menghadap ke arah timur. Rumah orang biasa (masyarakat umum, bukan bangsawan, red) pada umumnya menghadap ke arah utara atau ke selatan. Sedangkan arah menghadap ke timur khusus dipergunakan untuk keraton.<br />
Setiap arah mata angin dipercayai ditunggu oleh dewa, dan oleh karena itu ada makna simbolis tertentu untuk penentuan arah menghadap rumah yang berdasarkan pada empat mata angin.  Keempat arah mata angin yang dijaga oleh dewa tersebut adalah;<br />
(1) Timur ditunggui oleh Maha Dewa,<br />
(2) Barat ditunggui oleh Batara Yamadipati,<br />
(3) Utara ditunggui oleh Batara Wisnu, dan<br />
(4) Selatan ditunggui Batara Brahma<br />
Dalam mitologi Jawa, Batara Yamadipati adalah dewa kematian. Sehingga bagi orang yang mempercayai, arah menghadap ke barat harus dihindari karena secara simbolik berarti sama dengan mengharap kematian.<br />
Adapun cara menentukan arah menghadap rumah adalah dengan menjumlah neptu (hitungan) hari kelahiran dan pasaran orang yang akan membangun rumah.  Ketentuannya adalah sebagai berikut :<br />
(1) Jika jumlah neptunya 7, 8, 13, 18, arah rumah menghadap ke arah utara atau ke timur,<br />
(2) Jika jumlah neptunya 9, 14 arah rumah harus menghadap ke selatan atau ke timur,<br />
(3) Jika neptunya 10 arah rumah harus menghadap ke selatan atau barat,<br />
(4) Jika jumlah neptunya 11, 15, 16 arah rumah harus menghadap ke barat, dan<br />
(5) Jika jumlah neptunya 12, 17 arah rumah harus menghadap ke utara atau ke barat.<br />
Neptu hari: Ahad = 5, Senin = 4, Selasa = 3, Rabu = 7. Kamis = 8, Jum&#8217;at = 6, Sabtu = 9.<br />
Neptu pasaran:<br />
Kliwon = 8, Legi = 5, Pahing = 9, Pon = 7. Misalnya Anda lahir pada ahad pahing, maka jumlah neptu menjadi (ahad = 5) + (pahing = 9) = 14.<br />
Berdasarkan penghitungan neptu tersebut maka Anda sebaiknya memiliki rumah menghadap arah selatan atau ke timur. <strong>(*ast/berbagai sumber)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/18/05/2009/arah-pintu-rumah-menentukan-rezeki.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gairah Bercinta saat Hati Panas</title>
		<link>http://misterionline.com/15/05/2009/gairah-bercinta-saat-hati-panas.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/15/05/2009/gairah-bercinta-saat-hati-panas.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 14:56:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sekse]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=777</guid>
		<description><![CDATA[
 Kunci sukses suami istri memadu cinta berawal dari hati. Saat hati senang dan santai kepuasaan dapat direngguk bersama. Tapi, bagaimana jika hati sedang panas? Gara-gara habis bertengkar. Mungkinkah  cinta bisa tercapai  dengan sukses? Dalam situasi tidak stabil ini paling tidak salah satu pihak ada yang dirugikan. Pihak manakah itu? Suami ataukah istri? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<li><a href="http://www.flickr.com/photos/misterionline/3533012639/" title="tidak mood" class="flickr-image alignnone" rel="flickr-mgr" ><img src="http://farm3.static.flickr.com/2054/3533012639_7f8e5886de_m.jpg" align='left' alt="tidak mood" class="flickr-medium"  /></a></li>
<p> Kunci sukses suami istri memadu cinta berawal dari hati. Saat hati senang dan santai kepuasaan dapat direngguk bersama. Tapi, bagaimana jika hati sedang panas? Gara-gara habis bertengkar. Mungkinkah  cinta bisa tercapai  dengan sukses? Dalam situasi tidak stabil ini paling tidak salah satu pihak ada yang dirugikan. Pihak manakah itu? Suami ataukah istri? <span id="more-777"></span><br />
Rudi dan Yuni sudah hampir tiga tahun menjalin hubungan rumah tangga. Bahtera yang dilalui ternyata tidak semulus apa yang dibayangkan semasa masih pacaran. Ternyata alur yang dilalui banyak riak-riak yang menghadang. Terutama keduanya sering kali terjadi perbedaan pemikiran dalam hal mengasuh anak semata wayangnya yang masih berusia 1,5 tahun.<br />
Hanya karena masalah yang seharusnya bisa diatasi dengan saling mengalah ini, menjadikan hari-hari keduanya diwarnai dengan pertengkaran. Anehnya, meski hubungan batin keduanya makin merenggang, namun dalam hal hubungan intim tidak pernah dilewatkan. Terutama Yudi yang notabene sebagai lelaki tulen, tidak ingin menyia-nyiakan saat hasrat bercintanya muncul.<br />
Lain dengan Yuni, sebagai wanita tulen perasaannya sangat peka dengan pertengkaran yang baru saja dialami. Karenanya, ia merasa paling tertekan ketika suaminya sehabis bertengkar seru, tiba-tiba mengajaknya berhubungan intim. Lalu bagaimana jika masalah ini terus berlanjut? Mampukah Yuni menghadapinya?<br />
Kejadian di atas merupakan gambaran dari romantika rumah tangga yang kerap kali dialami suami-istri. Belakangan ini pertengkaran dalam rumah tangga hampir terjadi di semua keluarga. Ujung-ujungnya, pihak yang paling dirugikan adalah istri, terutama bila dikaitkan dengan ‘kewajiban’ yang harus memenuhi yakni melayani seks suami.<br />
Ditarik dari apa yang dirasakan Yuni, ternyata ia sendiri yang mengalami hal semacam. Saat ini banyak Yuni-Yuni lain yang merasakan hidupnya seperti dikangkangi oleh ‘keberingasan’ seks suami.<br />
Hal itu dibuktikkan dari hasil sebuah penelitian, yang menyebutkan, bahwa sebanyak 72 % responden wanita mengaku tidak mau berhubungan ketika sedang bertengkar. Padahal melakukan hubungan seks setelah bertengkar tidak sama dengan mangakui bahwa ia kalah dan ia menang.<br />
Melakukan hubungan intim sesaat setelah bertengkar, bagi wanita menggambarkan penghargaan cintanya  terhadap suami. Karena itu ia mau melakukan di saat yang tidak mengenakkan sekalipun.<br />
Pria cenderung lebih melupakan pertengkaran mereka dengan pasangannya. Sepuluh menit setelah selesai, pria sudah akan melupakan pertengkarannya. Sebaliknya, wanita cenderung memendam amarahnya berlama-lama. Kalaupun suasana hati seperti Yuni itu terus dilanjutkan, pasti semua akan berakhir di ujung batas kesabaran. Setidaknya, ketika kesabaran Yuni telah habis, dia akan menyatakan sungguh-sungguh pada suaminya, jika apa yang dilakukan bersama selama ini baginya sangat menyakitkan.<br />
Nah, kalau sudah sampai pada batas ini, suami akan lebih sengit menangkis apa yang diungkapkan istrinya. Kalaupun keduanya tidak mau saling mengalah, dan sama-sama telah membuka masing-masing hatinya, maka datangnya pertengkaran tidak bisa ditunda-tunda lagi. Tambah berabe kan? </p>
<p><strong>Lupakan Amarah</strong><br />
Belajar apa yang menimpa keluarga Yudi dan Yuni, seharusnya kedua belah pihak harus pijak dan saling mengalah.  Dengan bercinta setelah bertengkar, istri bisa belajar dari suami untuk meninggalkan semua ganjalan segera setelah pertengkaran usai.<br />
Jika pertengkaran keduanya disebabkan oleh persoalan &#8216;domestik&#8217;, atau hal kecil lainnya, bercinta setelah memiliki kekuatan menyembuhkan &#8216;luka&#8217; emosional.<br />
Menurut Diane Andoscia Urso, terapis keluarga dari Newyork, lebih baik melupakan amarah daripada menahan atau memedamnya, ia menyarankan langkah-langkah berikut :<br />
1. Biarkan amarah merangsang Anda. Rasa amarah ringan meningkatkan kadar adrenalin yang menciptakan efek seperti kita merangsang secara seksual.<br />
2. Tertawalah sejenak. Sebab tawa merupakan obat dan bisa bersifat erostis.<br />
3. Akhiri dengan cinta. Berikan dukungan pada pasangan saat ia mulai menunjukan gairah, dan katakan dengan kata-kata sugesti.<br />
4. Ciptakan ritual berbaikan.<br />
5. Ambil jeda sejenak. Kebanyakan wanita yang sedang marah membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit untuk melakukan cooling down. Karena itu, cobalah melakukan aktivitas sendirian seperti membaca, olahraga, atau berendam sejenak sebelum melakukan &#8217;sesi&#8217; bercinta. <strong>(ais)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/15/05/2009/gairah-bercinta-saat-hati-panas.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dicekik Hantu Dikira Sakit Asma</title>
		<link>http://misterionline.com/05/05/2009/dicekik-hantu-dikira-sakit-asma.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/05/05/2009/dicekik-hantu-dikira-sakit-asma.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 17:14:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Misteri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=775</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman unik ini dialami Rohma ketika ia sedang pergi ke sepupunya di sebuah rumah singgah di Surabaya.  Cerita yang benar-benar dialami sekitar tahun 2001 ini waktu ia tengah beristirahat di kamar. Antara  keadaan tidur dan tidak ia mengalami kejadian aneh yang baru pertama kalinya ini.
Ceritanya, Rohma tidur bertiga sama sepupu. Ketika sedang tidur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengalaman unik ini dialami Rohma ketika ia sedang pergi ke sepupunya di sebuah rumah singgah di Surabaya.  Cerita yang benar-benar dialami sekitar tahun 2001 ini waktu ia tengah beristirahat di kamar. Antara  keadaan tidur dan tidak ia mengalami kejadian aneh yang baru pertama kalinya ini.<span id="more-775"></span><br />
Ceritanya, Rohma tidur bertiga sama sepupu. Ketika sedang tidur kira-kira pukul 11.00 tiba-tiba dalam keadaan sadar dan tidak, ada sosok makhluk yang sangat menyeramkan tiba-tiba mencekik lehernya. Ia sudah berusaha berontak dan minta tolong tapi tidak didengar karena suaranya tidak didengar.<br />
Padahal teriakannya keras tapi masih tidak ada yang mendengar, hingga membuat badannya sama sekali tidak bisa bergerak karena mahluk tersebut seakan-akan menahan tubuhnya.<br />
Rohma terus berusaha berontak dan minta tolong tapi semuanya sia-sia. Ia kemudian membaca Ayat Kursi dan beberapa Ayat Al Qur&#8217;an sampai berulang-ulang, dan mahluk yang menyeramkan itu hilang.<br />
Pagi harinya Rohma cerita sama sepupu bahwa semalam ada kejadaian yang aneh, rupanya sepupunya itu dengar kalau semalam ada suara yg minta tolong tapi dia kira itu saudaranya yang biasa begitu karena saudaranya menderita asma.<br />
Tapi Alhamdulillah berkat membaca Ayat Kursi dan beberapa Ayat Qur&#8217;an mahluk yang mengerikan itu hilang. Nah, pengalaman aneh ini sampai sekarang tidak pernah dilupakan Rohman. Terutama kalau menjelang tidur, karena ingat kejadian itu ia tidak pernah lupa membaca doa sebelum benar-benar terlelap tidur. <strong>(seperti dikisahkan Rohma/*)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/05/05/2009/dicekik-hantu-dikira-sakit-asma.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pelet Marongge, Bikin Gampang Jodoh</title>
		<link>http://misterionline.com/03/05/2009/pelet-marongge-bikin-gampang-jodoh.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/03/05/2009/pelet-marongge-bikin-gampang-jodoh.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 14:54:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jagad Keramat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=773</guid>
		<description><![CDATA[Anda masih sendiri? Merasa kurang menarik? Cobalah datang ke makam Marongge di Sumedang, Jawa Barat. Konon, pelet Marongge sanggup melancarkan perjodohan. Bertandang ke Sumedang, jangan lupa mampir ke makam Marongge. Demikian ucapan salah seorang teman yang gemar berpetualang. 
Makam satu ini memang tidak hanya dikenal oleh masyarakat Sumedang dan sekitarnya, tetapi juga di luar Jawa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda masih sendiri? Merasa kurang menarik? Cobalah datang ke makam Marongge di Sumedang, Jawa Barat. Konon, pelet Marongge sanggup melancarkan perjodohan. Bertandang ke Sumedang, jangan lupa mampir ke makam Marongge. Demikian ucapan salah seorang teman yang gemar berpetualang. <span id="more-773"></span><br />
Makam satu ini memang tidak hanya dikenal oleh masyarakat Sumedang dan sekitarnya, tetapi juga di luar Jawa Barat. Kabarnya, dari makam inilah pelet Si Kukuk Mudik atau pelet Marongge berasal.<br />
Pelet Marongge dikenal ampuh melancarkan perjodohan, mengubah penampilan jadi lebih menarik serta meringankan berbagai urusan. Tak heran kalau setiap harinya, ratusan orang berebut mengikuti ritual yang dilakukan tiap Jumat Kliwon tepat tengah malam.<br />
Acara ritual dipimpin oleh juru kunci. Pada saat yang telah ditentukan, para peserta diminta berbaris menuju sungai Cilutung, tak seberapa jauh dari makam Marongge. Sesampainya di sana, mereka kemudian masuk ke dalam sungai untuk mandi dan berendam. Sembari berada di dalam air, para peserta diminta ikut membaca mantra yang diucapkan si juru kunci.<br />
Acara ritual diakhiri dengan pelepasan pakaian yang dikenakan oleh peserta dan dihanyutkan ke sungai. Konon, itu dilakukan agar kesialan dan hal-hal yang memberatkan peserta, ikut lenyap dibawa air.<br />
Mereka yang telah menjalani ritual pelet Marongge, kabarnya, akan menikmati hidup yang baru. Apa yang diinginkannya akan segera terkabul. Bahkan tak jarang, banyak peserta yang mendapatkan jodohnya di tempat itu. Mereka bertemu saat menjalani ritual dan langsung tertarik pada pandangan pertama. Berani mencoba? <strong>(nul)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/03/05/2009/pelet-marongge-bikin-gampang-jodoh.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nyaris Putus Asa, Kuat karena Istri</title>
		<link>http://misterionline.com/01/05/2009/nyaris-putus-asa-kuat-karena-istri.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/01/05/2009/nyaris-putus-asa-kuat-karena-istri.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 May 2009 14:34:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jagad Aneh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=770</guid>
		<description><![CDATA[
 ** Mulyono &#8220;Si Manusia Kutil&#8221; asal Temanggung 
Semakin banyak manusia yang menderita penyakit aneh di dunia ini. Seperti dialami Mulyono (46) warga Desa Kedungkumpul Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ini. Ia menderita penyakit kutil yang memenuhi tubuhnya. Meski sudah berulang kali diupayakan melalui penyembuhan medis maupun non medis tetap saja penyakit tersebut tak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<li><a href="http://www.flickr.com/photos/misterionline/3490780029/" title="manusia kutil" class="flickr-image alignnone" rel="flickr-mgr" ><img src="http://farm4.static.flickr.com/3346/3490780029_9330a03cf5_m.jpg" align='left' alt="manusia kutil" class="flickr-medium"  /></a></li>
<p> <strong>** Mulyono &#8220;Si Manusia Kutil&#8221; asal Temanggung </strong></p>
<p>Semakin banyak manusia yang menderita penyakit aneh di dunia ini. Seperti dialami Mulyono (46) warga Desa Kedungkumpul Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ini. Ia menderita penyakit kutil yang memenuhi tubuhnya. Meski sudah berulang kali diupayakan melalui penyembuhan medis maupun non medis tetap saja penyakit tersebut tak mau enyah. <span id="more-770"></span><br />
Untungnya, meski tubuhnya penuh kutil dia terhibur oleh istrinya, Romidah (41) yang selalu setia mendampinginya. Akibat penyakit itu pula Mulyono kesulitan mendapatkan pekerjaan, dan saat ini kerjanya serabutan. ”Namanya Mulyono Mas , dia menderita penyakit kutil yang tumbuh di seluruh tubuhnya,” terang Mariono yang tidak lain adalah kepala desa setempat.<br />
Mariono, menjelasakan jika sudah berulang kali dilakukan pengobatan terhadap diri Mulyono. Namun, belum ada tanda-tanda penyakit tersebut akan sembuh. ”Sepertinya sudah sering kali di bawa kedokter maupun rumah sakit, namun belum ada hasil,” lanjutnya.<br />
Saat ditemui wartawan sekujur tubuh Mulyono tampak dipenuhi banyak benjolan yang hampir merata dari kaki hingga kepala. Ukuranya berfvariasi ada yang kecil seperti tahi lalat, ada pula yang besar hampir mirip buah jambu. Yakni di bagian tengkuk kepala belakang tertutup rambut dan di punggungnya sebelah kiri. ”Ya beginilah hidup saya, di rumah reot ini,” jelasnya pria berusia 57 tahun ini membuka pembicaraan.<br />
Dia lantas menceritakan awal mula penyakit itu menginggapi dirinya. Kejadian itu bermula ketika dirinya bekerja sebagai kuli bangunan di Bandung Jawa barat. Setelah pulang ke rumah benjolan muncul di tubuhnya. Namun, karena masih berukuran kecil dan tidak ditemukan rasa sakit dia lantas mengaku membiakannya.<br />
Siapa sangka benjolan yang awalnya dikira kutil tersebut mulai tumbuh besar dan menular ke seluruh bagian tubuhnya. ”Hingga akhirnya seperti ini, tubuh saya penuh benjolan, kalau sekarang kadang terasa sakit juga,” kata pria yang belum dikaruniai anak ini.<br />
Penyakit itu sudah dirasakannya selama kurang lebih 15 tahun. Dia mengaku telah berulang kali mencoba berobat. Namun, tidak pernah membuahkan hasil. Bahkan, dia mengatakan jika dokter yang memeriksanya belum bisa mendiagnosis penyakit aneh tersebut. Sehingga, dia mengaku beralih ke pengobatan alternatif. Namun hasilnya sama juga nihil. Puluhan bahkan ratusan usaha yang gagal itu pula yang membuatnya sempat putus asa untuk berusaha.<br />
Dia mengaku istrinya selalu mensuport untuk terus berusaha. Karena, katanya Tuhan pasti tidak akan menutup mata bagi dia yang mau berusaha. ”Ikhtiar dan terus ikhtiar, itu yang dikatakan istri saya,” jelasnya. <strong>(vie/mus/rase) </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/01/05/2009/nyaris-putus-asa-kuat-karena-istri.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kuasai Lembu Sekilan dengan Daun Kukusan</title>
		<link>http://misterionline.com/25/04/2009/kuasai-lembu-sekilan-dengan-daun-kukusan.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/25/04/2009/kuasai-lembu-sekilan-dengan-daun-kukusan.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 17:18:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Japa Mantra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=765</guid>
		<description><![CDATA[
 Kekuatan seseorang belum lengkap jika belum mendapatkan ajian kedigdayaan. Ajian ini bisa diamalkan siapa saja dan cara ritualnya cukup mudah. Simpel dan tidak membutuhkan persyaratan yang rumit, neko-neko. Misalkan, ajian Lembu Sekilan yang bisa didapat hanya dengan laku puasa dan lafalan mantera. Bagaimana proses lakunya? 
Ajian Lembu Sekilan sudah tidak asing di telinga masyarakat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<li><a href="http://www.flickr.com/photos/misterionline/3466200450/" title="lembu sekilan bikin was-was" class="flickr-image alignnone" rel="flickr-mgr" ><img src="http://farm4.static.flickr.com/3580/3466200450_52c22de66c_m.jpg" align='left' alt="lembu sekilan bikin was-was" class="flickr-medium"  /></a></li>
<p> Kekuatan seseorang belum lengkap jika belum mendapatkan ajian kedigdayaan. Ajian ini bisa diamalkan siapa saja dan cara ritualnya cukup mudah. Simpel dan tidak membutuhkan persyaratan yang rumit, neko-neko. Misalkan, ajian Lembu Sekilan yang bisa didapat hanya dengan laku puasa dan lafalan mantera. Bagaimana proses lakunya? <span id="more-765"></span><br />
Ajian Lembu Sekilan sudah tidak asing di telinga masyarakat awam. Hampir semua lapisan mengenal, atau paling tidak pernah mendengar nama dan kehandalan ajian kedigdayaan ini. Ajian ini sudah ada dan dikenal masyarakat luas sejak jaman kerajaan. Para Temenggung dan Punggawa kerajaan biasa menggunakan ajian ini untuk mengatasi musuh-musuhnya.<br />
Hanya dengan membuka sawab ajian, musuh yang menghadang tidak lebih dari sekilan jari tangan bakal dibuat jatuh terpental. Tubuh pelaku tidak ubahnya kebal, tidak bisa disentuh pukulan, bahkan senjata tajam sekalipun. Musuh yang menyerang bakal tumbang berkubang. Terlebih lagi, jika musuh menyerang dengan sepenuh emosi.<br />
Esensi ajian ini tidak ubahnya sawab ‘air bah’ yang menghanyutkan, di samping meredamkan amarah. Ketika emosi musuh meledak-ledak niscaya ajian ini bereaksi sebagai menetralisirnya. Akan menolak energi emosi yang datang dengan cara mementalkannya. Menurut ukuran kekuatan ajian ini, daya pental musuh tergantung pada energi yang dikeluarkan pelaku maupun musuhnya.<br />
Artinya, semakin kuat energi yang dikeluarkan untuk menghalau musuh, semakin jauh musuh dibuat terpental. Begitu pula, semakin kuat energi emosi yang dikeluarkan musuh, maka jarak jatuhnya pun semakin jauh dan dasyat. Namun, ajian ini tidak semestinya dipergunakan dalam hal-hal yang tidak seharusnya dibutuhkan.<br />
Para ahli supranatural telah membuktikan keampuhan Lembu Sekilan tatkala orang yang menyimpan energi ajian ini tengah terdesak. Tengah tidak punya kekuatan lebih untuk menghalau musuh. Mendadak energi yang tersimpan mengumpal menjadi energi tinggi ketika mantera ajian ini dibaca. Musuh  yang tidak dikehendaki dengan mudah dilumpuhkan.<br />
Laku Lembu Sekilan siapa saja bisa menjalankan tanpa mengalami kesulitan. Tinggal butuh kesabaran dan ketabahan selama menjalani laku. Adapun mantera Lembu Sekilan yang harus dibaca si pelaku  sebagai berikut;<br />
<em>“Ingsun amatek ajiku si lembu sekilan. Rassulku lungguh, brahim nginep babahan. Kep kerekep barukut kinemulan wesi kuning. Wesi mekangkang sacengkang sakilan sedempu. Sakehing braja tan ana nedhasi bedil pepet mariyam buntu. Tan tumomo kersaning Allah”</em>.<br />
Itu pun masih ditunjang dengan laku persyaratan dan puasa.  Ditambah ketika sudah menguasai ajian ini ada beberapa pantangan yang harus dihindari. Sementara urutan lakunya, selama 40 hari pelaku menjalani ritual dengan hanya makan dedaunan yang dikukus dan bumbunya hanya garam. Dengan laku minum hanya menggunakan air dari dalam kendi (tanah liat, <em>red</em>).<br />
Kalau sudah 40 hari pelaku ritual harus melanjutkan dengan puasa ngelowong selama 3 hari 3 malam. Itu pun waktunya harus tepat pada hari Kamis Wage. Supaya ajian mudah merasuk selama menjalankan laku perlu ditunjang suasana batin penuh kelapangan dan kerendahan diri (tirakat). Cukup dengan laku itu.<br />
Selajutnya, mantera ajian dibaca setiap akan berperang terutama ketika tengah menghadapi marabahaya. Di samping itu sirikan yang harus dihindari; memanggil sapi, menirukan suara sapi dan makan daging sapi. Tentang kehebatan kedua aji kekebalan tersebut sudah tentu sangat ampuh jika memang diamalkan dan dilakoni dengan benar. Hanya saja, jangan coba-coba mengetesnya jika masih ragu-ragu dalam menjalankan ritualnya. Atau lebih afdolnya silahkan meminta bimbingan pada para ahli laku atau spiritualis. <strong>(sik)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/25/04/2009/kuasai-lembu-sekilan-dengan-daun-kukusan.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Terhindar PHK Berkat Gembolan Pecut Nogo</title>
		<link>http://misterionline.com/24/04/2009/terhindar-phk-berkat-gembolan-pecut-nogo.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/24/04/2009/terhindar-phk-berkat-gembolan-pecut-nogo.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 17:09:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Karomah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=763</guid>
		<description><![CDATA[
 Hati galau di tengah krisis global yang terus berlanjut, wajar jika para pekerja khawatir kehilangan pekerjaannya (di-PHK). Kecemasan itu semakin menjadi-jadi tatkala istri tengah hamil tua, anak mau daftar sekolah, atau persiapan pernikahan pekerja yang masih bujang semakin dekat.  Bisakah terhindarkan dari kegalauan itu? Bagaimana caranya? 
Ganjalan paling terasa bagi kebanyakan pekerja adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<li><a href="http://www.flickr.com/photos/misterionline/3465352423/" title="khawatir dipecat" class="flickr-image alignnone" rel="flickr-mgr" ><img src="http://farm4.static.flickr.com/3633/3465352423_aed23fe726_m.jpg" align='left' alt="khawatir dipecat" class="flickr-medium"  /></a></li>
<p> Hati galau di tengah krisis global yang terus berlanjut, wajar jika para pekerja khawatir kehilangan pekerjaannya (di-PHK). Kecemasan itu semakin menjadi-jadi tatkala istri tengah hamil tua, anak mau daftar sekolah, atau persiapan pernikahan pekerja yang masih bujang semakin dekat.  Bisakah terhindarkan dari kegalauan itu? Bagaimana caranya? <span id="more-763"></span><br />
Ganjalan paling terasa bagi kebanyakan pekerja adalah sewaktu mendekati hari lebaran. Bayangan ancaman PHK semakin menjadi tatkala mengetahui perusahaan yang ditempatinya tidak juga menunjukan perkembangan. Namun, rasanya tidak ada persoalan di dunia ini yang tanpa penyelesaian. Karena itu, Ki Fatahiallah Songgolangit memberinya solusi agar pekerja tidak mengalami perasaan sedemikian kalut.<br />
Cara yang ditempuh menurut spiritualis hikmah kelahiran Lamongan, Jatim ini, pekerja harus membekali diri dengan ajian Gembolan Pecut Nogo (GPN). Ajian ini dia katakan cukup handal menghindari pekerja dari PHK, dan sanggup meningkatkan karir seseorang.<br />
Menurut spiritualis yang punya nama asli Karuniawan ini, sudah berulang kali pekerja yang datang minta bantuan padanya berhasil mengatasi ancaman PHK. Bahkan, sanggup mempertahankan jabatannya dalam waktu lama, dan memuluskan karir lebih tinggi. Tentu untuk menguasai ajian Pecut Nogo ada prosesi tertentu yang harus dijalaninya.<br />
Dari cerita Ki Fatahillah, dia sebelum mendapatkan ajian GPN dia harus menempuh berbagai ritual yang cukup berat. Di antaranya ia harus berpuasa ngebleng selama 41 hari dengan tirakat membaca amalan khusus dan Sholawat Nurbuat. “Saya menjalani puasa sambil berkeliling dari pesantren ke pesantren,” ujarnya. Menurutnya, ajian GPN merupakan ajian tingkat tinggi sehingga untuk memperolehnya harus melalui sebuah ritual yang cukup berat.<br />
Berbeda dengan ajian lainnya dimana seseorang bisa mendapatkan secara instant, untuk memperoleh ajian GPN dia harus berpuasa dan menjalani tirakat khusus. Itupun sebelum menjalani laku harus melambari diri dengan wirid khusus. Bila mampu menjalankan ritual tersebut sampai tahap paling akhir, sudah pasti dapat menguasai ajian GPN.<br />
“Kalau sudah menguasai maka bisa mentransfer ilmu ini pada orang lain. Sekaligus menggunakan untuk membantu mengatasi problem dan kesulitan orang lain,” tandas Ki Fatahillah saat ditemui di tempat praktik sekaligus  rumahnya, <strong>Jl Pangrango 12 Perum Griya Gawe Mukti, Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah telp 081542544999</strong> ini. Namun, jika seseorang keberatan dengan syarat seperti yang dilakukan Eyang Lawu, cukup berpuasa selama 7 hari dengan sehari puasa ngebleng. Bila metode ini yang dipilih, memang biasa menguasai hanya saja untuk diri sendiri. Alias tidak bisa mentransfer ilmu kepada orang lain.<br />
“Puasa itu dimaksudkan untuk membersihkan jasmani maupun rohani,” jelasnya. Setelah badan bersih, proses selanjutnya adalah transfer ilmu. Proses transfer dilakukan sendiri oleh Ki Fatahillah bisa melalui sarana karomah berupa benda berdaya Ilahiah. “Saya menggunakan energi Ilahiah,” paparnya.<br />
Ki Fatahillah mengingatkan, ajian itu harus diperoleh secara bertahap. Pasalnya, ilmu ini sangat berbahaya karena memiliki hukum gaib yang sangat besar. “Hukum gaib tidak bisa dilihat kecuali oleh mata batin,” katanya. Contoh nyata hukum gaib adalah hancurnya karir seseorang bila ternyata dia tidak mampu mengamalkan ilmu tersebut dengan baik. Sebaliknya dia akan mampu menghancurkan karir musuh bila mampu mengemban ajian tersebut secara baik.<br />
Namun, orang yang ingin menguasai tidak perlu cemas untuk belajar mendapatkan. Sebab, melalui bimbingan Ki Fatahillah ajian tersebut bisa diamalkan secara instan. Itupun tanpa harus tirakat selama berhari-hari, cukup dengan mengikuti  petunjuk yang akan diberikannya. <strong>(sik)</strong> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/24/04/2009/terhindar-phk-berkat-gembolan-pecut-nogo.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kepala Wanita di Ruang Persalinan</title>
		<link>http://misterionline.com/23/04/2009/kepala-wanita-di-ruang-persalinan.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/23/04/2009/kepala-wanita-di-ruang-persalinan.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 17:11:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Misteri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=761</guid>
		<description><![CDATA[Kejadian ini saya alami ketika berada di sebuah Rumah Sakit (RS) dimana waktu itu kakak mengalami kecelakaan. Karena lukanya terlalu parah, kakak dirawat di salah satu ruang Unit Gawat Darurat (UGD) sebuah rumah sakit di Semarang. 
Setelah menunggu berapa lama, saya bersama-sama teman-teman kakak bercerita dari mulanya kecelakaan itu terjadi. Setelah itu pembicaraan kami seputar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kejadian ini saya alami ketika berada di sebuah Rumah Sakit (RS) dimana waktu itu kakak mengalami kecelakaan. Karena lukanya terlalu parah, kakak dirawat di salah satu ruang Unit Gawat Darurat (UGD) sebuah rumah sakit di Semarang. <span id="more-761"></span><br />
Setelah menunggu berapa lama, saya bersama-sama teman-teman kakak bercerita dari mulanya kecelakaan itu terjadi. Setelah itu pembicaraan kami seputar hal-hal yang lucu sehingga membuat teman-teman kakak di sekeliling ikutan tertawa. Cukup lumayan keras tertawa kami itu. Sementara jam di dinding menunjukkan pukul 22.00.<br />
Namun, tanpa disadari tiba-tiba salah satu teman kakak melihat bayangan kepala seorang wanita yang berambut mengembang muncul lewat jaring-jaring jendela rumah sakit. Letak bayangan itu bersebrangan dengan tempat dimana kakak saya dirawat.<br />
Ruangan itu merupakan tempat persalinan. Tadinya kami mengira bahwa dia adalah salah satu wanita yang mungkin habis melahirkan dan ingin menghirup udara segar.<br />
Memang pada waktu itu kami tidak terlalu memperdulikan, dan setelah kejadian, itu kami kembali lagi bercerita hal-hal yang lucu dan membuat kami tertawa. Lagi-lagi, bayangan itu muncul lagi tapi wajahnya tidak terlihat jelas sehingga teman yang lain berpikir bahwa suara kami terlalu berisik yang membuat dia terganggu.<br />
Akhirnya kami bergegas pergi dari tempat itu setelah kami istirahat karena waktu hampir pagi, jam menunjuk sekitar pukul 00:00 dini hari. Nggak lama kemudian kami terlelap tidur dan akhirnya kami sadar hari sudah pagi.<br />
Saat itu, kami semua berjalan di tempat kejadian untuk mencari tau keadaan kakak saya tapi diseberang tempat kakak saya dirawat terlihat ada bendera kuning yang tepatnya pada ruang bersalin tadi.<br />
Kami bertanya pada suster yang lewat saat itu dan dia bilang baru saja ada seorang ibu muda yang meninggal setelah melahirkan seorang bayi laki-laki dikarenakan pendarahan terus-menerus.<br />
Ternyata baru kami sadari kalau bayangan kepala wanita itu berhubungan dengan ibu muda yang meninggal setelah persalinan itu. Dan, sejak saat itu saya sering trauma untuk datang ke rumah sakit lagi. <strong>&#8211;seperti dikisahkan elent—</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/23/04/2009/kepala-wanita-di-ruang-persalinan.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bertemu Kuntilanak Perawakan Indo</title>
		<link>http://misterionline.com/22/04/2009/bertemu-kuntilanak-perawakan-indo.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/22/04/2009/bertemu-kuntilanak-perawakan-indo.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 15:52:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Misteri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=757</guid>
		<description><![CDATA[
 Cerita ini dialami saat mengikuti rapat kerja di sebuah hotel berpanorama asri di lokasi wisata Kabupaten Semarang. Mendadak peserta rapat bertemu dengan sosok makhluk halus berperawakan indo. Kisah menyeramkan dialami Ardianto ini ketika baterry ponselnya mati. Berikut ini penuturannya. 
Begini ceritanya, pada saat acara berlangsung baterai ponselku habis. Aku berinisiatif meminjam kamar panitia yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<li><a href="http://www.flickr.com/photos/misterionline/3465233711/" title="kuntilanak indo" class="flickr-image alignnone" rel="flickr-mgr" ><img src="http://farm4.static.flickr.com/3645/3465233711_68d4f53808_m.jpg" align='left' alt="kuntilanak indo" class="flickr-medium"  /></a></li>
<p> Cerita ini dialami saat mengikuti rapat kerja di sebuah hotel berpanorama asri di lokasi wisata Kabupaten Semarang. Mendadak peserta rapat bertemu dengan sosok makhluk halus berperawakan indo. Kisah menyeramkan dialami Ardianto ini ketika baterry ponselnya mati. Berikut ini penuturannya. <span id="more-757"></span><br />
Begini ceritanya, pada saat acara berlangsung baterai ponselku habis. Aku berinisiatif meminjam kamar panitia yang kebetulan dekat dengan ruang sidang.  Pas aku masuk ke kamar bernomor 3xx itu, bulu kudukku rasanya merinding dan aku sepeti terhipnotis dengan menyelusuri seluruh ruangan hingga aku menemukan suatu pintu dan membukanya.<br />
Di situ hanya terdapat tumpukan batu bata merah dan pipa pembuangan yang cukup besar. Aku merabanya. Ketika tanganku menyentuh, entah kenapa tiba-tiba aku merasa ingin menyentuhnya, tapi tiba-tiba ada yang membisiki aku dan berkata, &#8220;Hai&#8230;aku mau cerita dong sama kamu&#8221;.<br />
Suara itu begitu mendayu-dayu di telingaku. Aku menoleh ke sekitar ternyata tidak ada orang. Teman yang aku ajak ternyata sedang berada di kamar mandi, sehingga ketika tersadar aku langsung berinisiatif untuk pergi dari tempat itu dengan berlari sekencang-kencangnya dengan diikuti oleh temanku.<br />
Setibanya di ruang sidang temanku bertanya tentang kejadian tadi. &#8220;Kamu kenapa, sih&#8221; tanya temanku sambil nafasnya tersengal-sengal.<br />
&#8220;Aduh gila, kamar itu ada penunggunya,&#8221; kataku.<br />
&#8220;Ada penunggunya gimana?&#8221;<br />
&#8220;iya!, ada penunggunya&#8221;, tegasku, sembari kemudian aku menceritakan semua yang terjadi dengan menggambar tembok dan pipa yang akan aku sentuh tadi dengan secarik kertas.  Di luar kesadaranku, gambar tersebut ternyata menjadi gambar seorang wanita cantik berparas indo berambut panjang agak bule, dan berpakaian gaun pengantin warna putih.<br />
Aku mencoba membuat temanku untuk tenang dan berdiam, aku pun mencoba untuk berbicara dengan mahluk tersebut sambil mataku terpejam.<br />
&#8220;Ada apa kamu ganggu-ganggu aku?&#8221; kataku<br />
Makhluk itu menjawab, &#8220;Aku cuma mau cerita, aku butuh teman bicara&#8221;<br />
&#8220;Ya sudah, kamu mau cerita apa?&#8221;<br />
&#8220;Aku dulu pernah tinggal dengan pacarku di sini selama 3 bulan, setelah itu dia ke Jakarta mau memberitahu keluarganya untuk melamar aku, tapi aku tunggu hingga 2 bulan ternyata dia enggak pulang-pulang juga, aku mulai frustrasi, akhirnya aku bunuh diri saja&#8221;<br />
&#8220;Hah!. Emang asal elo dari mana?&#8221;<br />
&#8220;Ibuku Malaysia, ayahku Amerika. Makanya aku takut untuk pulang, karena ibuku pasti akan marah, lebih baik aku bunuh diri daripada aku pulang dengan tidak bersamanya. Hayolah tolong aku, kita pergi, bantu aku cari pacarku&#8221;.<br />
Saat itu seluruh badanku gemetar. Aku takut dia akan membawaku, maka aku langsung membaca ayat kursi dan istigfar sebanyak-banyaknya.<br />
Akhirnya dengan sendirinya dia menghilang. Akupun lega. Dan, ketika ku buka mata kulihat ketiga temanku saling berpelukan dengan wajah yang nampak ketakutan. <strong>(seperti dituturkan ardiyanto, gunungpati semarang)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/22/04/2009/bertemu-kuntilanak-perawakan-indo.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Delima Simbol Anugerah Anak Baik</title>
		<link>http://misterionline.com/16/04/2009/delima-simbol-anugerah-anak-baik.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/16/04/2009/delima-simbol-anugerah-anak-baik.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 17:09:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Mitos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=755</guid>
		<description><![CDATA[**Tips Hongshui Mendapatkan Keturunan 
Bagi pasangan yang belum dikaruniai keturunan, memasang perhiasan bermotif tertentu, atau menggunakan peranti makan bermotif tertentu dipercaya dapat menambah kesuburan. Simbol-simbol buah keberuntungan untuk kesuburan rahim dipercaya membawa aspek positif di sekitar lingkungan kita. 
Tips Hongshui menyarankan bagi pasangan suami-istri (pasutri) yang menginginkan keturunan, upaya bisa ditempuh dengan mempercantik penampilan rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>**Tips Hongshui Mendapatkan Keturunan </strong></p>
<p>Bagi pasangan yang belum dikaruniai keturunan, memasang perhiasan bermotif tertentu, atau menggunakan peranti makan bermotif tertentu dipercaya dapat menambah kesuburan. Simbol-simbol buah keberuntungan untuk kesuburan rahim dipercaya membawa aspek positif di sekitar lingkungan kita. <span id="more-755"></span><br />
Tips Hongshui menyarankan bagi pasangan suami-istri (pasutri) yang menginginkan keturunan, upaya bisa ditempuh dengan mempercantik penampilan rumah dengan aneka pajangan rumah, bisa berupa lukisan, ukiran, atau peranti makan yang cantik. Diantara dengan meletakkan pajangan berikut ini;</p>
<p><strong>Delima</strong><br />
Buah delima adalah buah yang dipercaya memiliki khasiat menambah kesuburan. Bentuknya bulat sebesar bola kasti dengan warna antara merah dan kuning. Dalam konsep simbol budaya Tionghoa, delima (Shi Liu) melambangkan banyak anak karena di dalam sebuah delima terdapat banyak biji delima.<br />
Oleh karena itulah delima dipandang sebagai simbol kesuburan. Delima melambangkan seseorang yang punya banyak anak (laki-laki) yang berbakti dan hormat pada orang tua dan memiliki masa depan yang cemerlang.<br />
Delima juga menyimbolkan keluarga bahagia yang dianugerahi anak-anak yang baik dan berbakti. Suatu hari kelak mereka semua akan membawa kehormatan bagi keluarga. Ketika seorang ibu makan buah delima di malam tahun baru, dipercaya ia akan melahirkan anak laki-laki pada tahun tersebut.<br />
Di masa silam banyak orang tua menganjurkan pada anak mereka yang baru menikah untuk memasang ukiran atau lukisan buah delima di kamar tidur mereka untuk menciptakan hawa keberuntungan agar memiliki banyak anak yang sehat.<br />
Dua jenis buah lain yang dipercaya membawa keberuntungan adalah buah leci (lizhi) dan kelengkeng (longyan). Dalam lukisan tradisional buah leci dan kelengkeng seringkali dilukiskan bersama-sama sebagai simbol keluarga beranak banyak seperti disimbolkan dengan buah leci dan kelengkeng yang tumbuh bergerombol di setiap batangnya.<br />
Lukisan leci dan kelengkeng biasanya dihadiahkan pada pasangan yang baru menikah sebagai simbol doa agar pasangan tersebut segera memiliki keturunan. </p>
<p><strong>Leci </strong><br />
Ada sebuah teka-teki dalam bahasa Tionghoa yang artinya kira-kira adalah ‘Kain merah membungkus kain putih, kain putih membungkus bola hitam’, jawabannya ternyata buah leci.<br />
Buah leci yang sangat enak rasanya ketika digabungkan dengan kelengkeng akan melambangkan pernikahan yang dikaruniai keturunan yang berotak cemerlang. Wanita muda yang baru menikah dianjurkan makan buah leci agar dirinya mendapatkan keberuntungan itu. Buah leci selalu terdapat dalam lukisan buah pembawa keberuntungan. </p>
<p><strong>Kelengkeng </strong><br />
Kelengkeng bentuknya lebih kecil dari leci namun memiliki rasa yang tak kalah dengan leci. Kelengkeng yang dalam bahasa Mandarin disebut “Long Yan” berarti Mata Naga. Sama seperti Leci, Kelengkeng juga menyimbolkan keturunan yang berotak cemerlang dan bijaksana. Seorang wanita yang baru menikah juga dianjurkan makan kelengkeng bersama dengan leci agar beruntung memiliki anak-anak yang cerdas </p>
<p><strong>Biji Teratai</strong><br />
Biji teratai bentuknya bulat sebesar kacang tanah besar dan biasanya dikonsumsi sebagai bahan dasar pembuat bubur. Biji teratai melambangkan keberuntungan untuk mendapatkan keturunan.<br />
Lantaran itulah biji teratai selalu disajikan atau dicampurkan ke dalam masakan yang disuguhkan dalam perjamuan makan perkawinan. Biasanya biji teratai dibuat sebagai manisan atau kue.<br />
Memasang lukisan bunga teratai atau memajang teko bermotif biji teratai dapat membantu seseorang menciptakan hawa keberuntungan untuk segera memiliki keturunan.<br />
Selain memajang lukisannya, tak ada salahnya untuk meletakkan beberapa butir biji teratai di kamar tidur agar proses bisa dipercepat. Mengkonsumsi biji teratai sendiri juga dianggap dapat menyuburkan rahim. </p>
<p><strong>Water Chestnuts </strong><br />
Besarnya sebesar bola ping pong dengan kulit tipis berwarna hitam. Rasanya manis dan renyah ketika digigit. Menurut prinsip Hongshui, baik manfaatnya jika anda menggantung lukisan buah pembawa keberuntungan di ruang makan. Jika water chestnut dipajang beserta dengan buah leci akan melambangkan anak-anak yang pintar dalam keluarga.<br />
Modifikasikan penggunaan simbol-simbol kesuburan berupa buah dan kacang-kacangan itu sesuai dengan selera anda. Yang paling menyenangkan barangkali adalah selain bisa dipajang, simbol-simbol ini juga bisa disantap. <strong>(mus)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/16/04/2009/delima-simbol-anugerah-anak-baik.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nonton TV Beresiko Buruk bagi Kesehatan</title>
		<link>http://misterionline.com/15/04/2009/nonton-tv-beresiko-buruk-bagi-kesehatan.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/15/04/2009/nonton-tv-beresiko-buruk-bagi-kesehatan.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 17:01:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Alternatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=753</guid>
		<description><![CDATA[Untuk kesekian kali dampak buruk akibat terlalu banyak menonton TV disampaikan oleh Ian Morgan dari the Australian National University Canberra. Hasil analisa 40 kasus, faktor terlalu banyak menonton TV merupakan sebuah hal yang patut disalahkan karena mengurangi daya lihat mata. 
Malah dikuatirkan terlalu banyak menonton TV akan menyebabkan kebutaan. Ia sangat mengkuatirkan perkembangan semakin naiknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk kesekian kali dampak buruk akibat terlalu banyak menonton TV disampaikan oleh Ian Morgan dari the Australian National University Canberra. Hasil analisa 40 kasus, faktor terlalu banyak menonton TV merupakan sebuah hal yang patut disalahkan karena mengurangi daya lihat mata. <span id="more-753"></span><br />
Malah dikuatirkan terlalu banyak menonton TV akan menyebabkan kebutaan. Ia sangat mengkuatirkan perkembangan semakin naiknya angka pendeknya penglihatan disejumlah negara Asia sehingga mereka berinisitif untuk melakukan penelitian. Dinegara seperti Jepang dan Singapura, angka ini mengalami kenaikan yang tajam dalam beberapa tahun terakhir.<br />
Sejumlah ahli malah memprediksi kecenderungan ini tampaknya akan semakin naik. Menurut laporan New Scientist, gaya hidup yang terlalu banyak menghabiskan waktu didepan TV yang menjadi penyebab utama meningkatnya angka kebutaan. Hasil penemuan itu mungkin akan menjadi penjelasan semakin menurunnya daya lihat di sejumlah negara di dunia.<br />
Wilayah Asia Timur merupakan wilayah yang paling tinggi memiliki pengurangan penglihatan atau myopia dibandingkan dengan belahan dunia lainnya. Di Singapura 80% pria berusia 18 tahun yang direkrut masuk tentara merupakan mereka yang memiliki pandagan yang sangat terbatas. Padahal 25 tahun silam kondisi itu hanyalah 25%.<br />
Jika kondisi myopia mengalami peningkatan yang sangat tajam maka bisa memicu kebutaan. Hasil riset ini dimuat dalam the American Journal of Human Genetics yang mengatakan bahwa gaya hidup lebih berpengruh ketimbang faktor genetika dalam masalah menurunya daya penglihatan ini. </p>
<p><strong>Pubertas </strong><br />
Menonton TV juga akan berdampak pada pemicu obesitas dan mempercepat pubertas. Penelitian yang dilakukan Dr Roberto Salti dari Florence University menunjukkan produksi hormon pada anak dengan semakin seringnya menonton TV.<br />
Tidak dipungkiri tayangan TV seperti `Sex and the City` atau sejumlah talk show yang menyerempet sex telah membuat seorang remaja lebih cepat memproduksi hormon testosterone. Khusus dalam penelitiannya Salti memberikan obyek berupa TV, Komputer dan Video untuk melihat dampak pengaruh tontonan pada percepat pubertas.<br />
Dalam studi kali ini Roberto Salti memusatkan perhatian pada 74 anak-anak yang berusia 6 hingga 12 tahun dan selama 3 jam sehari rata-rata menonton TV. Di 7 hari lainnya mereka akan dibandingkan dengan tontonan TV, Komputers dan video games. Tidak lupa para anggota keluarga lainya juga diikutsertakan.<br />
Di akhir studi tingkat hormon melatonin pada anak-anak mengalami kenaikan rata-rata 30% dan itu merupakan sebuah kenaikan yang biasa terjadi pada seorang remaja. Melatonin dikenal sebagai hormon untuk pemicu tidur. Namun kini hormon itu juga menjadi salah satu obyek penelitian pemicu pubertas dan masih menjadi debat.<br />
Obesitas<br />
Menyaksikan TV disebut-sebut sebagai pemicu terjadinya obesitas pada anak-anak. Pasalnya selama menonton itu sang anak kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan berkalori. Demikian hasil pemantauan Dr Donna M Matheson dari Stanford University of Medicine (AS).<br />
Menonton TV kini menjadi sebuah kegiatan yang layak ditengarai sebagai salah satu penyebab terjadinya obesitas pada anak-anak. Karena kebanyakan anak-anak di tingkat TK dan SD kebanyakan menghabiskan waktunya kurang lebih 3 jam berada didepan TV.<br />
Penelitian yang dilakukan di kelas lima disebuah sekolah di California menunjukan bahwa 20% anak-anak yang menyaksikan TV cendrung mengkonsumsi makanan lebih dari yang lain. Anak-anak setidaknya mengkonsumsi seperempat makanan lebih bila dibandingkan dengan mereka yang tidak menonton TV.<br />
Menurutnya jika orang tua peduli tentang obesitas, seharusnya mereka mematikan TV sebagai langkah pengamanan pertama. Dan selanjutnya berusaha memberikan anak-anak makanan bersayuran dan buah-buahan. Obesitas pada anak bisa menimbulkan serangan jantung dan resiko atas penyakit yang berhubungan dengan jantung. <strong>(*dbs)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/15/04/2009/nonton-tv-beresiko-buruk-bagi-kesehatan.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Isyarat Alam dalam Serat Centhini</title>
		<link>http://misterionline.com/14/04/2009/isyarat-alam-dalam-serat-centhini.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/14/04/2009/isyarat-alam-dalam-serat-centhini.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 15:52:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Primbon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=751</guid>
		<description><![CDATA[Centhini adalah nama kumpulan serat-serat atau yang ditulis oleh sebuah tim, atas perintah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Amangkunagara III. Penulisan kitab Centhini dimulai pada hari Sabtu Pahing 26 Sura 1742 Tahun Jawa atau 1814 Tahun Masehi. Apa saja isi serat tersebut? 
Tim yang ditugaskan oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Amangkunagara III, diantaranya Raden [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Centhini adalah nama kumpulan serat-serat atau yang ditulis oleh sebuah tim, atas perintah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Amangkunagara III. Penulisan kitab Centhini dimulai pada hari Sabtu Pahing 26 Sura 1742 Tahun Jawa atau 1814 Tahun Masehi. Apa saja isi serat tersebut? <span id="more-751"></span><br />
Tim yang ditugaskan oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Amangkunagara III, diantaranya Raden Ngabehi Yasadipura II (Raden Tumenggung Sastranagara, red), abdidalem bupati pujangga kadipaten, Raden Ngabehi Sastradipura, abdidalem Kliwon carik kadipaten, dan Pangeran Jungut Mandurareja, pradikan krajan Wangga, Klaten Surakarta.<br />
Selain itu masih ada nama lain yang ditunjuk, yaitu  Kyai Kasan Besari, ngulama agung ing Gebangtinatar, Panaraga, menantu Sinuhun Paku Buwana IV, Kyai Mohamad Minhad, ngulama agung ing Surakarta, dan diketuai oleh Ki Ngabei Ranggasutrasna, abdidalem kliwon carik kadipaten.<br />
Yang menjadi acuan tim dalam menulis, menyusun serat-serat tersebut adalah serat “Suluk Jatiswara” yang ditulis pada masa pemerintahan Paku Buwono III tahun 1711 Jawa.<br />
Sebenarnya kumpulan serat-serat tersebut diberi nama “Suluk Tambangraras” namun sosialisasinya lebih populer dengan sebutan serat Centhini. Nama Centhini diambil dari nama seseorang yang mengabdi kepada Niken Tambangraras istri Syeh Amongraga tokoh penting dalam serat tersebut.<br />
Serat Centhini berisi berbagai macam pengetahuan, antara lain; kawruh agama, sastra, seks, situs, pawukon, primbon, keris, obat dan lain sebagainya. Karena isinya bermacam-macam, maka serat Centhini dianggap sebagai Ensiklopedi Kebudayaan Jawa.<br />
Kepeduliannya untuk menggali kembali nilai-nilai yang terkandung dalam serat-serat warisan adiluhung, telah dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Yayasan Centhini yang telah melatinkan teks Centhini berbahasa Jawa dalam tembang macapat dan menerbitkannya sebanyak 12 jilid.<br />
Bagi masyarakat yang berminat mengenal dan memahami isi Serat Centhini, dapat mengikuti sarasehan dan macapatan setiap Selasa Pahing atau malam Rabu Pon yang digelar oleh paguyuban pelestari budaya Jawa, di Rumah Budaya Tembi, Jogjakarta.<br />
Dalam serat Centhini Jilid 1 Pupuh 22 dengan tembang Mijil, dikisahkan, ketika perjalanan Raden Jayengresmi bersama kedua abdinya, Gathak dan Gathuk sampai di Tuban, di hutan Bagor, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh suara meriam menggelegar bagaikan gempa.<br />
Bersamaan dengan suara tersebut, munculah seorang putri cantik yang mengaku bernama Kangjeng Ratu Mas Trengganawulan. Menurut penuturannya, Kanjeng Ratu Mas Trengganawulan adalah putri Prabu Brawijaya, raja Majapahit terakhir.<br />
Ketika Majapahit runtuh ia melarikkan diri dan sampai di hutan Bagor wilayah Tuban. Di hutan tersebut Trengganawulan mendapat perintah dari Hyang Widdhi untuk merajai para makhluk halus. Setiap hari Sukra Manis Trenggana Wulan muncul di sendang Sugihwaras, tempat ia mandi, untuk menemui seseorang yang sedang menjalani laku tirakat.<br />
Dalam pertemuannya dengan Kangjeng Ratu Trengganawulan, Raden Jayengresmi, menyatakan keprihatinannya, karena hingga kini belum dapat menemukan kedua adiknya yang bernama Raden Jayengsari dan Niken Rangcangkapti.<br />
“Jangan kecewa Raden, bersabarlah, akan tiba saatnya engkau bertemu dengan ke dua adikmu. Nanti sewaktu engkau menjalani hukuman dibuang ke laut, di Tunjungbang, engkau akan bertemu dengan ke dua adikmu.” (Jilid 1 Pupuh 22 Pada 12 &#038; 13). </p>
<p><strong>Isyarat Burung Dhandhang</strong><br />
Selain meramal bertemunya Raden Jayengresmi dengan kedua adiknya, Kangjeng Ratu Mas Trengganawulan menuturkan kaweruh alam kepada Raden Jayengresmi, kaweruh tersebut diantaranya:<br />
Pertanda alam melalui suara Burung Dhandhang. Dhandhang adalah jenis burung, berwarna hitam, bentuknya mirip burung Gagak namun lebih kecil.<br />
Jika burung Dhandhang bersuara, dari arah Timur ke Barat rumah, itu pertanda baik, akan ada tamu seorang pandhita atau orang luhur.<br />
Jika burung Dhandhang bersuara dari arah Timur ke Selatan rumah, itu pertanda baik, apa yang dikerjakan akan mendapatkan hasil yang memuaskan.<br />
Jika burung Dhandhang bersuara, dari arah Selatan rumah, itu pertanda baik, akan mendapat rejeki.<br />
Jika burung Dhandhang bersuara, dari arah Selatan Barat rumah, itu pertanda jelek, akan ada pertengkaran merebutkan hal-hal sepele.<br />
Jika burung Dhandhang bersuara, dari arah Barat rumah, itu pertanda baik, akan segera mendapat jodhoh.<br />
Jika burung Dhandhang bersuara, dari arah Utara Barat rumah, itu pertanda jelek, akan menderita sakit dan kekecewaan yang mendalam.<br />
Jika burung Dhandhang bersuara, dari arah Utara rumah, itu pertanda jelek, akan mendapat malu.<br />
Jika burung Dhandhang bersuara, dari arah Utara Timur rumah, itu pertanda baik, akan kedatangan saudara jauh.<br />
Jika burung Dhandhang bersuara, di atap rumah, itu pertanda jelek, akan ada anggota keluarga yang meninggal.</p>
<p><strong>Isyarat Burung Prenjak</strong><br />
Masih dalam serat Centhini, pertanda alam bisa ditengarai berdasarkan suara burung Prenjak. Jika ada dua burung Prenjak berkicau bersautan di arah Selatan rumah, itu pertanda baik, akan ada tamu bangsawan yang berkendak baik.<br />
Jika ada burung Prenjak berkicau di arah Barat rumah, itu pertanda jelek, akan ada tamu yang mengajak bertengkar.<br />
Jika ada burung Prenjak berkicau di arah Utara rumah, itu pertanda baik, akan ada tamu seorang guru memberi wangsit yang baik dan suci<br />
Jika ada burung Prenjak berkicau di arah Timur rumah, itu pertanda jelek, akan ada kebakaran.<br />
Jika ada burung Prenjak berkicau mengitari rumah, itu pertanda baik, akan mendapat rejeki yang khalal.<br />
Setelah menjelaskan pertanda burung Dhandhang dan Burung Prenjak, Kangjeng Ratu Mas Trengganawulan menggarisbawahi, bahwa sebenarnya kawruh tersebut merupakan tinggalan jaman dahulu, benar salahnya diserahkan pada kehendak Hyang Widdhi.<br />
Pada awalnya alam memang bersahabat dengan manusia, ketika manusia menghargai alam karena merasakan hidupnya tergantung kepada alam. Sehingga melalui alam ada tanda-tanda yang sangat berguna bagi kehidupan. Apa yang dituliskan dalam Kitab Centhini memberi gambaran hubungan yang harmonis antara manusia dan alam.<br />
Namun apakah pertanda alam itu masih cocok jika diterapkan pada jaman sekarang. Tentunya tidak! Karena jaman sekarang, Kicau burung Prenjak yang merdu indah hanya memberi satu tanda, yaitu “uang.” Orang akan berebut menangkapnya untuk kemudian menjualnya. Demikian juga suara Burung Dhandhang yang semakin jarang, memberi pertanda bahwa ada yang sudah hilang dalam hidup ini, yaitu penghargaan akan hidup, penghargaan akan alam yang menghidupi. <strong>(*tmb)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/14/04/2009/isyarat-alam-dalam-serat-centhini.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Syeh Puji: Saya Kapok</title>
		<link>http://misterionline.com/02/04/2009/syeh-puji-saya-kapok.misterionline.com/</link>
		<comments>http://misterionline.com/02/04/2009/syeh-puji-saya-kapok.misterionline.com/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 17:01:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anwar</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://misterionline.com/?p=749</guid>
		<description><![CDATA[SETELAH  ditetapkan menjadi tersangka pada 16 Maret lalu dan menjalani pemeriksaan maraton selama 2 hari, Syeh Puji pun dijebloskan ke sel tahanan pada 18 Maret, pukul 22.00. Sejak saat itu, raut wajah dan tingkah pengusaha kuningan dan kaligrafi asal Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang berubah drastis. Hari-hari sebelumnya, pemilik nama lengkap Pujiono Cahyo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SETELAH</strong>  ditetapkan menjadi tersangka pada 16 Maret lalu dan menjalani pemeriksaan maraton selama 2 hari, Syeh Puji pun dijebloskan ke sel tahanan pada 18 Maret, pukul 22.00. Sejak saat itu, raut wajah dan tingkah pengusaha kuningan dan kaligrafi asal Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang berubah drastis. Hari-hari sebelumnya, pemilik nama lengkap Pujiono Cahyo Widianto itu tampak narsis dan selalu membuat aksi sensasional. <span id="more-749"></span><br />
Setelah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan, pemilik Pondok Pesantren Miftahul Jannah itu menjadi pendiam, tak terpancar sedikit pun kesombongan dan ’kegilaannya’.<br />
Tak ada lagi wajah arogan dan sikap jumawa. Malah di tengah-tengah pemeriksaan waktu itu, pengusaha PT Sinar Lendoh Terang tersebut  meminta maaf pada polisi, masyarakat, dan negara. Sejak itu, wajah muram, sikap kalem, dan pendiam menjadi ciri khas barunya.<br />
 “Saya mohon maaf untuk masyarakat Indonesia secara umum, pada semua pihak, pejabat, polisi dan saya minta doa restu agar proses penyidikan berjalan lancar. Kasus ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya dan di balik ini pasti ada hikmahnya,” ujar Syeh Puji dengan penuh kerendahan diri.<br />
Di dalam tahanan, kondisi Syeh Puji benar-benar drop. Selain jadi lebih pendiam, Syeh Puji pun mulai linglung. Pada 19 Maret, di sela-sela pemeriksaan ada empat pria berjenggot yang ternyata kawan dekatnya hendak menemui Syeh Puji. “Syeh&#8230;Syeh..Syeh Puji&#8230;” teriak empat pria itu dan sejumlah wartawan memanggil-manggil Syeh Puji. Namun kolektor BMW itu terus melangkah gontai.<br />
Ia seakan tak mengenali lagi empat pria tamunya. Setelah ditarik wartawan dan memberitahu ada temannya yang datang, Syeh Puji baru tersadar. Pemeriksaan bahkan sempat dihentikan selama beberapa hari karena kondisi Syeh Puji tidak memungkinkan.<br />
Namun cerita lain beredar, Syeh Puji dikabarkan tak pernah tidur di sel. Setiap malam jelang tidur, ia keluar diam-diam dan tidur di ruang PPA. Pada Subuh dini hari, ia kembali ke selnya setelah salat Subuh di masjid. Tak ada keterangan resmi mengenai hal itu. Namun sejak isu itu mencuat, Polwiltabes menutup ruang tahanan bagi wartawan.<br />
Cerita lain, menurut  petugas jaga tahanan, Dono,  di dalam sel, Syeh Puji tak menampakkan aktivitas  berlebihan. Pria yang sehari-hari mengenakan gamis ala Pakistan itu lebih banyak memanjat doa dan beribadah.<br />
Menurut Dono, Syeh Puji juga tak mengeluh sakit atau meminta sesuatu kepada penjaga. &#8220;Sepengetahuan saya, dia (Syeh Puji) di dalam sel kegiatannya hanya salat dan zikir. Dia tak melakukan kegiatan pada umumnya tahanan. Dia sepertinya juga sudah sehat,  tak mengeluh sakit.”<br />
Di sel berukuran kurang lebih 3 x 3 meter itu, kata penjaga sel lain, Syeh Puji memagari tempat salatnya dengan sederet botol air mineral. Botol-botol itu  membentuk jajaran persegi panjang.<br />
Saat ditanya petugas mengenai manfaat deretan botol tersebut, Syeh Puji mengatakan, botol-botol tersebut untuk pembatas tempat salat. ”Katanya, kalau ada orang yang menumpang di selnya Syeh Puji, biar tidak sampai ke lokasi  salatnya.”<br />
Konon, meski di dalam tahanan, Syeh Puji sering dikirimi makanan dari luar oleh keluarga. Namun menurut  Khairul Anwar hal ini tidak selalu. Syeh Puji, menurut dia,  juga sudah beradaptasi dengan makanan jatah tahanan.<br />
Hingga akhirnya Kapolda Irjen Alex Bambang Riatmodjo didampingi Kapolwiltabes Kombes Pol Edward Syah Pernong mengumumkan penangguhan penahanannya. Syeh Puji masih menjaga sikap santun. Di hadapan Kapolda, pada Senin (30/3) malam, selain berterima kasih atas dikabulkannya penanguhan penahanan, Syeh Puji juga meminta maaf serta mengaku kapok.<br />
“Saya mengucap syukur pada Allah Subhanahuwata’ala. Sungguh selama saya dalam tahanan saya benar-benar bisa introspeksi dan Insya Allah ini menjadi pelajaran seumur hidup saya. Semoga Bapak Kapolda, Bapak Kapolwil menerima permohonan maaf saya. Saya kapok dan tidak akan saya ulangi,” ucapnya sembari menunduk.<br />
Sedangkan ketika jumpa wartawan  di ruang Reskrim Polwiltabes Semarang sesaat sebelum pulang, meski tak banyak kata, Syeh Puji masih juga tenang. “Pertama-tama saya ucapkan syukur kepada Allah Subhannahuwata’ala yang telah melindungi saya dan rekan-rekan saya. Ya sudah itu saja terimakasih,” katanya kemarin.<br />
Namun setelah di dalam Honda New CRV H 8360 CV silver, Syeh Puji sempat tertangkap kamera sedang tersenyum lebar. Kepada wartawan dia juga melambaikan tangannya. Sikap dan raut muka yang sama persis sebelum ia di tahan. <strong>(tah/mtr)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://misterionline.com/02/04/2009/syeh-puji-saya-kapok.misterionline.com/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
