Skip to content


Ngalab Berkah di Tujuh Tumpeng Batu

** Keramat Gua Paesan di Gunung Kidul

Bila Anda suka jalan-jalan ke tempat-tempat wingit, maka tak ada salahnya bila mengunjungi Gua Paesan yang berada di Kecamatan Ponjong, sekitar 500 meter dari Balai Desa Tambak Romo Kabupaten Gunungkidul DI Yogyakarta. Ada kekhasan tersendiri yang dimiliki gua ini, yakni mempunyai tujuh watu tumpeng (menyerupai tumpeng) yang berada di dalamnya. Untuk bisa melihat, seseorang harus memasuki gua sejauh sekitar 1 km. Tempat inilah yang dipercaya oleh pelaku spiritual untuk ritual ngalab berkah.
Menurut legenda yang masih dipahami oleh sesepuh di wilayah ini, Gua Paesan telah dihuni sekelompok orang ratusan tahun silam. Suatu saat ketika sedang mengadakan acara ritual resepsi pernikahan (paes manten), penghuni gua diserbu kelompok lain.
Akibatnya, pernikahan yang konon dimeriahkan wayang kulit itu gagal total. Tujuh tumpeng yang dipersiapkan jadi tak terjamah dan tetap utuh sampai sekarang. Hanya tumpeng-tumpeng itu telah berubah menjadi batu.
Saat ini, salah satu batu tumpeng rusak. Rupanya ada orang yang berusaha mencuri batu tumpeng tersebut dengan harapan bisa menghasilkan rejeki. Namun bukannya menjadi kaya, si pencuri malah dirundung sial. Akhirnya, meski sudah rusak, batu tumpeng tersebut dikembalikan lagi ke dalam Gua Paesan. Benarkah tumpeng batu ini punya sawab hitam yang nggegirisi dan dikeramatkan?
Menurut plawangan (juru kunci) Gua Paesan Mbah Sastro Kiman (60), masih banyak pendatang dan pelaku spiritual yang meyakini kekeramatan Gua Paesan. Terbukti, dengan semakin banyaknya peziarah yang berdatangan baik dari wilayah sekitar maupun dari luar daerah.
Mereka ini secara khusus lelaku atau nenepi di tujuh batu tumpeng itu untuk melakukan lelaku spiritual berupa ngalab berkah. Memang ada keunikan tersendiri dari tempat itu. Konon, seorang peziarah yang datang seakan dituntun oleh kekuatan gaib secara tiba-tiba.
Ditemui di rumahnya, Mbah Sastro Kiman mengaku jika banyak pendatang di tempat ini melakukan ritual ngalab berkah, kerejekian, melancarkan usaha, pekerjaan, ketentraman batin, perjodohan, pangkat dan jabatan. Namun ada juga yang sekadar untuk melakukan meditasi dan semedi saja, terutama dilakukan oleh kalangan spiritualis, penghayat kepercayaan dan aliran kebatinan.
Ada juga pendatang lain yang secara sembunyi-sembunyi mencari wisik gaib berupa nomor keburuntungan. “Kalau yang itu banyak mengalami kegagalan. Karena tempat ini memang tidak cocok untuk mencari hal-hal seperti itu,” kata Mbah Sastro.
Masih terkait dengan kekeramatan dan keangkeran Gua Paesan, memang ada pantangan yang harus diperhatikan oleh pendatang atau pelaku ngalab berkah. Ini juga terkait dengan legenda dan mitos terjadinya tujuh watu tumpeng itu.
Mitosnya adalah ada larangan mistis pengantin baru untuk datang di tempat ini. Pantangan ini kalau dilanggar maka akan terjadi suatu petaka, dirundung sial, perceraian, hidup dalam kesusahan ekonomi bahkan bisa berakibat kematian.
“Ini kepercayaan yang berkembang turun temurun, Jadi, perlu juga dijelaskan bahwa tempat ini memang masih punya kekuatan dan kekeramatan. Tetapi kalau ada yang melanggar, itu terserah, ya resiko bisa ditanggung sendiri,” tukas juru kunci yang mewarisi dari leluhurnya ini. (ais)

Posted in Situs.

One Response

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Waduh2x’ bisa-bisa gawat Nich …semua Orang klu dtg ke Gua Paesan.
    Kenapa’ krn sangking begitu banyak-Nya Orang2x yg dtg malah Bingung itu peNunggu ( Makhluk Ghoib ) alias Strres… Berat.
    PerCaya / Tdk, itu semua terserah Anda2x…to.

Some HTML is OK

(required)

(required, but never shared)

or, reply to this post via trackback.