Cinta memang sulit ditebak. Susah dinalar, dan entah dimana juntrungnya. Yang jelas setelah panah asmara dilepas dewi cinta, semua terasa indah. Tak perduli siapa yang dicintai, yang ada yang perasaan suka, selebihnya cinta.
Apa yang dialami Yuni ini sungguh menakjubkan. Cintanya begitu menggebu pada lelaki yang sudah beranak istri. Setiap orang tahu hubungan itu, bahkan istri lelaki bernama Romi, suaminya kawin dengan Yuni. Lantaran gadis itu begitu cinta dengan suaminya. Dan demikian pula dengan Yuni. Sementara istri Romi tak ingin rumah tangganya kacau, maka dimadu pun ia rela. Tetapi niat itu belum kesampaian. Banyak hal yang merintangi hubungan unik ini.
Yuni, gadis berbadan langsing ini masih duduk di bangku kuliah semester awal. Ia asli Pekalongan namun kuliah di salah satu PTS di Semarang. Semula ia pacaran dengan cowok ganteng asli Solo. Tetapi baru 4 bulan putus, karena si cowok ketahuan selingkuh dengan kawan kuliah yang lain. Yuni berkenalan dengan cowok yang masih satu kampus, hanya beda fakultas. Masih muda, senyumnya menawan dengan rambut pendek ala tentara.
Yang menjadi daya pikat, badannya gedhe, dada bidang dan gerak-geriknya lemah lembut. Hesti tergila-gila pada pandangan pertama.
Bagaimana dengan Romi? Berbahagialah cewek yang suka mengenakan baju hijau, ternyata Romi menyambut cinta yang manis itu. Mereka pacaran. Layaknya pasangan dimabuk cinta, kemana-mana selalu berdua. Tidak salah jika kawan-kawan menyebutnya pasangan ideal.
Sebulan sekali Romi pulang ke Magelang, katanya meminta uang jatah bulanan dari ortu. Kadang, sebulan 2 kali cowok itu pulang. Yuni tidak berpikir macam-macam, pokoknya cintanya setengah mati pada Romi.
Suatu kali, Romi ditelepon pulang, harus sekarang itu juga karena orang tuanya meninggal. Karuan, bergegas ia mudik tanpa memberitahu kawan-kawannya. Yuni baru tahu ketika pacar terkasih itu telah berangkat. Mendengar ortu Romi meninggal, tanpa banyak pertimbangan, ia segera menyusul ke Magelang, sendirian. Sampai di sana Romi kaget bukan kepalang. Badannya gemetar melihat sosok cantik di depannya. Seperti mimpi yang menakutkan.
Tentu saja, Yuni gembira bertemu dengan kekasih tercinta. Sementara, Romi sebaliknya. Ia bingung bagaimana menghadapi cewek ini. Di depan keluarganya, Romi memperkenalkan Yuni sebagai teman kuliah. Ia tidak menyinggung sedikitpun hubungan mereka.
Pada saat itu, Yuni curiga dengan seorang perempuan muda yang selalu lengket dengan Romi. Anehnya, lagi ada bocah kecil yang menyebutnya bapak. Saat itu juga, Romi menjelaskan kalau dirinya sudah punya anak istri. Lemas persendian Yuni. Jauh-jauh dari Semarang hanya mendatangi lelaki beranak istri. Harapannya hancur sudah. Tetapi entah kenapa, perasaan cinta tak hilang begitu saja.
Saat itu Yuni berterus terang, kalau di Semarang, mereka pacaran. Anehnya, istri yang semuda dirinya ini tidak nampak terkejut. Perbincangan dari hati ke hati, antara 2 manusia yang sama-sama mencintai seorang lelaki. Perempuan itu rela kalau Yuni bersedia menjadi istri keduanya.
Ia tidak mempermasalahkan. Asal rumah tangga tetap utuh. Lagian ia tidak sanggup bercerai dengan suami. Belakangan diketahui Romi menikah dalam usia muda, karena keburu hamil. Bagaimana setelah itu? Yuni pulang ke Semarang. Perasaannya berkecamuk tak karuan. Antara cinta dan kekecewaan. Ketika Romi kembali ke kampus. Mereka kembali pacaran. Entah sampai kapan. hmmm…. (cerita listin, teman dekat Yuni, semarang).
Konsultasi
-
Punya problem asmara, bisnis macet, hutang menumpuk, PIL/WIL, karir, diguna-guna Pilkada, belum punya keturunan, penyakit, dll...
Konsultasi di sini
Arsip
- July 2010 (1)
- May 2009 (6)
- April 2009 (9)
- March 2009 (27)
- February 2009 (13)
- January 2009 (30)
- December 2008 (36)
- November 2008 (21)
- October 2008 (33)
- July 2008 (1)
- June 2008 (5)
- May 2008 (66)
- April 2008 (69)
- March 2008 (27)
- 0 (1)










0 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.