Telinga keluar cairan atau bahasa Jawanya kopoken, seringkali dialami anak-anak. Meski tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga pernah menderita penyakit ini. Kasus ini bisa disebabkan kurang kebersihan. Telinga tidak pernah dibersihkan. Atau juga karena di dalam telinga terjadi infeksi. Bagaimana penyembuhan dengan terapi air?
Telinga adalah organ tubuh penting. Namun karena letaknya cukup ruwet dan ketika tidak ada tanda-tanda gangguan, kadang orang mengabaikan kebersihannya. Padahal kalau dibiarkan berlarut-larut, kotoran di telinga akan mengeras. Akibatnya, telinga akan terganggu.
Karena kotoran menutupi gendang telinga, wajar kalau jadi budhek. Bisa juga telinga berdenging. Sebaiknya minimal seminggu sekali telinga dibersihkan dengan alat pembersih khusus telinga. Atau yang dijual bebas dengan nama cotton bud. Paling aman membersihkan telinga setelah mandi keramas. Karena telinga akan basah, sehingga kotoran mudah dikorek dengan cotton bud tersebut.
Sebaiknya jangan menggunakan alat sembarangan untuk membersihkan telinga. Bisa-bisa terjadi infeksi. Keluar cairan atau pembengkakan di dalam telinga. Sakitnya pasti luar biasa yang akan mengganggu kegiatan sehari-hari.
Pada saat membersihkan ini, perlahan-lahan saja. Mulai dari luar ke dalam. Bagaimana mengatasi telinga yang sakit, keluar cairan atau sering berdenging? Gampang saja dengan menggunakan air bersih pemberian alam. Terapi yang disebut injeksi telinga ini sangat mudah dilakukan. Namun kudu hati-hati.
Caranya, masukkan sedikit air hangat kuku ke dalam telinga. Kemudian segera balikkan agar tidak menyentuh gendang telinga. Dengan begitu air akan keluar bersama kotoran. Ulangi beberapa kali sampai air jernih kembali. Terapi ini harus dilakukan dengan kesabaran dan kehati-hatian.
Tidak sekali dilakukan langsung sembuh, butuh proses. Kemudian telinga dikeringkan menggunakan kapas kering yang bersih. Terapi ini berguna mengatasi kopok, atau kotoran yang mengeras di dalam telinga. Kalau dilakukan berkali-kali kotoran mengeras akan cair dan keluar bersama air.
Namun, pada kasus infeksi berat dan akut. Sebaiknya air yang dimasukkan ke telinga dicampur dengan kalu sulphur, calcar sulphur, dan hydrastis. Setelah itu telinga dibersihkan dengan kapas kering. Sehingga sisa-sia airnya akan menyerap habis.
Telinga Anda pernah kemasukan air pada saat mandi? Keadaan ini sangat mengganggu, karena telinga berdengung hebat. Untuk mengeluarkan air tersebut dengan memasukkan air lagi ke telinga.
Cara ini barangkali sudah sering dipraktikkan oleh orang-orang tua. Ternyata hasilnya cukup efektif. Ketika air dimasukkan ke telinga beberapa saat, kemudian dikeluarkan lagi. Tunggu sebentar air di telinga akan keluar dengan sendirinya. (ais)
Pages
Altar (5)
Alternatif (26)
Cerita Cinta (21)
Cerita Misteri (43)
Jagad Aneh (10)
Jagad Keramat (17)
Japa Mantra (17)
Karomah (6)
Mitos (15)
News (21)
Primbon (4)
Sekse (18)
Situs (33)
Sufi (1)
Umum (2)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Arsip
- May 2009 (6)
- April 2009 (6)
- March 2009 (11)
- February 2009 (12)
- January 2009 (18)
- December 2008 (29)
- November 2008 (10)
- October 2008 (11)
- July 2008 (1)
- June 2008 (3)
- May 2008 (61)
- April 2008 (54)
- March 2008 (24)
- 0 (1)









0 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.