Skip to content


Terjerat Uang, Keluarga Berantakan

Sekali terjerat uang dan tubuh merangsang, sulit rasanya melepaskan diri. Apalagi kehidupan terjamin, tinggal ongkang-ongkang kaki, segala keperluan tercukupi. Itulah kisah pemuda ganteng berbadan kekar, dengan senyum yang menawan, Antok, sebut saja begitu.

Hari-harinya dilalui dengan riang gembira. Hati enteng dan penampilan keren. Betapa tidak, selama ini kehidupannya terjamin setelah berkenalan dengan tante baik hati. Yang disebut Tante ini sebenarnya masih cukup muda. Usianya sekitar 31 tahun, biasa dipanggil Yetty. Perempuan berbadan sehat dan seksi itu istri kedua seorang pengusaha di Jakarta. Di Salatiga tinggal di salah satu kawasan elite di Kauman.
Kesepian tak ditunggui suaminya mendorong Yetty cari daun muda. Dan tak tanggung-tanggung ia mendapatkan Antok yang tampan dan macho. Lebih dari itu, cowok ini cerdas, dan bekerja di salah satu perusahaan advertising.
Pembawaannya yang supel, dan simpatik membuat para cewek penasaran. Begitu juga dengan Yetty, sejak pertama bertemu di salah satu peluncuran produk minuman, hatinya terpanah. Ia menggebu begitu ingin melanjutkan perkenalan.
Sangat mudah baginya, mengundang lelaki asli Semarang itu. Pertemuan pertama di kafe berlanjut lebih intim. Yetty benar-benar terpanah asmara. Dalam benaknya sudah terbayang kebersamaan memadu kasih diatas ranjang goyang.
Yetty yang punya energi seks dahsyat boleh dibilang wajar-wajar saja mencari pelarian hasratnya. Harap maklum, hanya sebulan sekali suaminya nengok ke Salatiga. Sementara kebutuhan seksnya tak bisa ditunda. Meski urusan kebutuhan sehari-hari tercukupi semua termasuk rumah, mobil mewah, serta limpahan duit menjadi miliknya, toh urusan seks memang tak dapat ditangguhkan barang sepekan. Apalagi usia tergolong muda.
Dasar orang kaya, selalu saja dengan mudah mendapatkan segala keinginan. Tanpa banyak basa-basi, perempuan berkulit putih dan berhidung mungil ini mengundang Antok ke rumahnya. Sejenak Antok mesti mengukur kemewahan itu dengan dirinya yang apa adanya. Dengan sentuhan lembut, rayuan maut, Antok bertekuk lutut di hadapan Yetty yang menggairahkan. Satu hal yang patut dicatat, Yetty perempuan yang sangat pintar segala hal. Mulai dari berdandan, cara bicara dan satu lagi bercinta.
Antok mengacungkan jempol untuk yang terakhir ini. Dan karena itulah lelaki berusia 26 tahun ini tak bisa lepas dari bayang-bayang Yetty. Sekali jatuh dalam pelukannya sukar dan enggan melepaskan diri. Dari ciuman lembut sampai pagutan panas. Hingga membuat Antok tak dapat berkutik. Selalu menyerah kalah.
Apalagi tante yang satu ini sangat royal mengeluarkan duitnya. Segala keperluan antok dipenuhinya. Bahkan soal penampilan pun tak lupa mendapat jaminan. Sementara Yetty tak punya pekerjaan tetap selain sibuk mengurus badannya yang memang sudah aduhai. Sekali waktu, ia meminta Antok mandi susu bersama. Benar-benar nikmat tiada tara kehidupan Antok.
Ia tergantung benar dengan Yetty yang kaya raya itu. Suatu kali ia merasa di surga. Bayangkan saja, begitu masuk ke kamar tidur suasana sangat romantis. Lilin kecil di sudut ruangan, kamar remang merangsang. Dan Yetty yang cantik duduk di tepi ranjang dengan pakaian tipis mengundang.
Tak ayal lagi, malam itu mereka berlayar dengan gairah yang meluap tanpa rasa cemas bakal dipergoki suami Yetty. Dua pembantu rumah tangga mereka sudah tahu apa yang terjadi dengan majikannya. Di ranjang empuk, keduanya bergulat saling mendaki puncak kenikmatan. Sementara pakaian berserakan di lantai. Sejenak Antok merasa seperti terbang keatas awang-awang. Sejak itu ia tak bisa lepas dari jeratan kasih Yetty. Tak bisa lepas dengan gairahnya, uang dan perhatiannya.
Hubungan gelap itu berlangsung lancar saja. Suami Yetty di Jakarta tak tahu menahu apa yang dilakukan istrinya tatkala dirinya mencari duit. Yang pasti, ketika datang di Salatiga, ia mendapat pelayanan istimewa. Dan, dengan terpaksa — Antok untuk sementara harus gigit jari, menahan perasaan cmburunya.
Sampai sekarang mereka bertambah intim saja. Tak ada yang mampu melepaskan kemesraan yang mereka rajut bersama. Ternyata cinta pun mulai tumbuh. Namun Yetty sadar, tak bisa begitu saja membiarkan rasa itu berkembang. Lantaran hidupnya tergantung pada suami yang jadi konglomerat di Jakarta. (cerita dikirim indah, kauman salatiga, sahabat Yetty)

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Blogosphere News
  • LinkedIn
  • Technorati

Posted in Cerita Cinta.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.