Skip to content


Miras Dioplos Sesuai Pesanan Korban

Kepada polisi, Yalis Setyaningsih, penjual miras yang membuat para korban tewas mengatakan ia hanya mengoplos sesuai pesananan pelanggan. Dalam kasus tersebut ia mengoplos ginseng, ekstra jos, alkohol 98 persen, vanili, moto, telur, madu, susu. Dan baru kali pertama terjadi petaka selama lebih dari 4 tahun berjualan miras.
“Saya mencampur minuman sesuai pesanan, dan saya juga kaget mendengar kabar tersebut,” ujar Yalis di Mapolsekta Semarang Tengah, Senin (12/1/2009).
Sementara itu Kapolresta Semarang Timur AKBP Benone Lauhapessy mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab tewasnya para korban. Kapolres masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan menyelidiki jenis campuran yang dikonsumsi korban. Menurut kabar yang diterimanya, korban tewas mencapai 14 orang namun pihaknya masih melakukan kroscek ke alamat masing-masing korban. Data yang diperoleh menyebut korban tewas ada 15 orang (lihat data korban, red).
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian para korban. Selain itu kami juga melakukan pemeriksaan minuman untuk mengetahui kadar campurannya. Menurut informasi korban mencapai 14 orang meninggal dunia dan kami akan melakukan kroscek ke alamat masing-masing,” pungkas Benone kepada wartawan. (tah/mtr)

KORBAN TEWAS
1.Imam Pramuji (27) Bandarharjo Semarang
2.Bambung (Candi-Candisari Semarang)
3.Monyong (Layur Semarang)
4.Agus (Layur Semarang)
5.Hendro (Layur Semarang)
6.Temu (Kaligawe Semarang)
7.Waluyo (jalan Petek Semarang)
8.Harno (Citarum Semarang)
9.Pauk
10.Thomas (Plombokan Semarang)
11.Rawuh (Bom Lama Semarang)
12.Sutarno (Jangli Krajan Semarang)
13.Hartono alias Gepeng (Kampung Geni Malang
Dadapsari Semarang Utara)
14.Danang (Jalan Anggrek Semarang)
15.Agus (Semarang). (tah)

Posted in News.

0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

Some HTML is OK

(required)

(required, but never shared)

or, reply to this post via trackback.