**Tips Hongshui Mendapatkan Keturunan
Bagi pasangan yang belum dikaruniai keturunan, memasang perhiasan bermotif tertentu, atau menggunakan peranti makan bermotif tertentu dipercaya dapat menambah kesuburan. Simbol-simbol buah keberuntungan untuk kesuburan rahim dipercaya membawa aspek positif di sekitar lingkungan kita.
Tips Hongshui menyarankan bagi pasangan suami-istri (pasutri) yang menginginkan keturunan, upaya bisa ditempuh dengan mempercantik penampilan rumah dengan aneka pajangan rumah, bisa berupa lukisan, ukiran, atau peranti makan yang cantik. Diantara dengan meletakkan pajangan berikut ini;
Delima
Buah delima adalah buah yang dipercaya memiliki khasiat menambah kesuburan. Bentuknya bulat sebesar bola kasti dengan warna antara merah dan kuning. Dalam konsep simbol budaya Tionghoa, delima (Shi Liu) melambangkan banyak anak karena di dalam sebuah delima terdapat banyak biji delima.
Oleh karena itulah delima dipandang sebagai simbol kesuburan. Delima melambangkan seseorang yang punya banyak anak (laki-laki) yang berbakti dan hormat pada orang tua dan memiliki masa depan yang cemerlang.
Delima juga menyimbolkan keluarga bahagia yang dianugerahi anak-anak yang baik dan berbakti. Suatu hari kelak mereka semua akan membawa kehormatan bagi keluarga. Ketika seorang ibu makan buah delima di malam tahun baru, dipercaya ia akan melahirkan anak laki-laki pada tahun tersebut.
Di masa silam banyak orang tua menganjurkan pada anak mereka yang baru menikah untuk memasang ukiran atau lukisan buah delima di kamar tidur mereka untuk menciptakan hawa keberuntungan agar memiliki banyak anak yang sehat.
Dua jenis buah lain yang dipercaya membawa keberuntungan adalah buah leci (lizhi) dan kelengkeng (longyan). Dalam lukisan tradisional buah leci dan kelengkeng seringkali dilukiskan bersama-sama sebagai simbol keluarga beranak banyak seperti disimbolkan dengan buah leci dan kelengkeng yang tumbuh bergerombol di setiap batangnya.
Lukisan leci dan kelengkeng biasanya dihadiahkan pada pasangan yang baru menikah sebagai simbol doa agar pasangan tersebut segera memiliki keturunan.
Leci
Ada sebuah teka-teki dalam bahasa Tionghoa yang artinya kira-kira adalah ‘Kain merah membungkus kain putih, kain putih membungkus bola hitam’, jawabannya ternyata buah leci.
Buah leci yang sangat enak rasanya ketika digabungkan dengan kelengkeng akan melambangkan pernikahan yang dikaruniai keturunan yang berotak cemerlang. Wanita muda yang baru menikah dianjurkan makan buah leci agar dirinya mendapatkan keberuntungan itu. Buah leci selalu terdapat dalam lukisan buah pembawa keberuntungan.
Kelengkeng
Kelengkeng bentuknya lebih kecil dari leci namun memiliki rasa yang tak kalah dengan leci. Kelengkeng yang dalam bahasa Mandarin disebut “Long Yan” berarti Mata Naga. Sama seperti Leci, Kelengkeng juga menyimbolkan keturunan yang berotak cemerlang dan bijaksana. Seorang wanita yang baru menikah juga dianjurkan makan kelengkeng bersama dengan leci agar beruntung memiliki anak-anak yang cerdas
Biji Teratai
Biji teratai bentuknya bulat sebesar kacang tanah besar dan biasanya dikonsumsi sebagai bahan dasar pembuat bubur. Biji teratai melambangkan keberuntungan untuk mendapatkan keturunan.
Lantaran itulah biji teratai selalu disajikan atau dicampurkan ke dalam masakan yang disuguhkan dalam perjamuan makan perkawinan. Biasanya biji teratai dibuat sebagai manisan atau kue.
Memasang lukisan bunga teratai atau memajang teko bermotif biji teratai dapat membantu seseorang menciptakan hawa keberuntungan untuk segera memiliki keturunan.
Selain memajang lukisannya, tak ada salahnya untuk meletakkan beberapa butir biji teratai di kamar tidur agar proses bisa dipercepat. Mengkonsumsi biji teratai sendiri juga dianggap dapat menyuburkan rahim.
Water Chestnuts
Besarnya sebesar bola ping pong dengan kulit tipis berwarna hitam. Rasanya manis dan renyah ketika digigit. Menurut prinsip Hongshui, baik manfaatnya jika anda menggantung lukisan buah pembawa keberuntungan di ruang makan. Jika water chestnut dipajang beserta dengan buah leci akan melambangkan anak-anak yang pintar dalam keluarga.
Modifikasikan penggunaan simbol-simbol kesuburan berupa buah dan kacang-kacangan itu sesuai dengan selera anda. Yang paling menyenangkan barangkali adalah selain bisa dipajang, simbol-simbol ini juga bisa disantap. (mus)









0 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.