** Sopir Ekspedisi Digoda Hantu Pelacur (3-Habis)
“Aku turun dulu ya, beli bensin, takut nanti kehabisan bensin malahtidak bisa pulang,” kataku pada gadis tumpanganku sesaat sebelum aku buka pintu kanan dan turun untuk membukakan penutup tangki bensin.
“Mas… tadi bicara sama siapa, mas… gila ya ngomong sendirian di mobil,” kata petugas POM sambil mengucurkan bensin kedalam tangki mobil.” Aku ngomong sama gadis, dia tadi ikut dari Magelang, aku beruntung mas, aku tawari main di Kaliurang eh dia bersedia, cantik lho,” jawabku polos.
“Eh mana ada gadis, di depan mas cuma sendirian kok, wah jangan-jangan ngangkut wanita peri,” jawab petugas POM itu serius. Aku yang curiga dengan jawabannya mencoba menengok ke arah kabin mobil untuk memastikan. Mbulu kudukku berdiri setengah takut, aku beranikan diri menengoknya.
Lha dalah benar juga tidak ada siapapun disana, aku tanyakan ke petugas POM bensin yang lainnya juga mengatakantidak melihat seorag punturun dari mobil. “Siapa mas tidak ada siapapun kok dicari-cari,” kata seorang petugas POM lainnya. Buru-buru aku kembali ke petugas yang tadi mengisi bensin, “Benar mas tidak ada siapa-siapa, mungikin benar hantu, tapi tak apa aku berterimakasih telah ditemani sampai sini, jadi aku tidak sendirian,” kataku menghibur diri sambil membayar bensin.
“Untung mas tidak sampai kejadian, coba kalau kejadian di Kaliurang bisa berbahaya lho,” nasehat petugas itu, ” Kalau mau tetap ada teman bicara, ada tuh, mbok Paryo penjual Tempe pasar Tempel yang akan ke RS Sardjito, anaknya baru saja ditabrak orang,” kata mas itu.
Duh, akhirnya aku tersadar baru saja digoda hantu penasaran yang nyaris mencelakaiku. Tubuh sesaat lemas mengingat apa yang baru saja saya alami. Mendadak perasaan ngeresku hilang, jadi tidak ‘berselera’ lagi berganti perasaan mencekam.
Untung saja, aku kembali medapat tumpangan. Sama-sama cewek, bedanya kalau yang pertama gadis millenium yang kedua gadis Enempuluah. Aku bersyukur masih ada yang menemani, meski siapa saja orangnya asal bukan rampok yang penting bisa menemaniku dalam perjalanan. (dikisahkan darminto, warga magelang pada mtr)









wkwkwkw.. ada ada aja tuh hantunya..
wew
wewewewwww
wewewewwwww