Skip to content


Kisah Unik Nama Masakan Cina

Bila mampir ke restoran khas Sichuan, jangan lupa memesan Mapo doufu atau tahu Mapo yang merupakan salah satu masakan popular si Sichuan. Mapo Doufu secara harafiah berarti ‘Tahu Nenek Bopeng’. Mengapa diberi nama yang menyeramkan seperti itu? Ternyata ada kisah unik di baliknya.
Berawal dari sebuah kedai penjual tahu di sebuah sudut jalan di Chengdu. Pemilik kedai tahu ini adalah seorang nenek tua yang …maaf…berwajah bopeng. Nenek tua inilah yang menciptakan resep makanan bernuansa rasa pedas ini.
Orang banyak berdatangan membeli masakan tahunya yang selain lezat juga tak mahal harganya. Gara-gara banyak orang datang membeli masakan tahunya, orang lalu menyebut masakan itu sebagai Mapo Doufu.
Dibuat dari perpaduan tahu, aneka bumbu dan rempah terutama bubuk cabai, dan daging, Mapo Doufu banyak divariasikan menjadi aneka makanan dari tahu lain seperti ‘Mala Doufu’. Hampir setiap restoran Sichuan di mancanegara menjual masakan khas Sichuan ini.
Jika Anda penasaran dan ingin menikmati sendiri hidangan Mapo Doufu di Chengdu, Anda masih bisa mendatangi kedai yang sama yang menjual masakan ini ratusan tahun silam.
Selain itu ada lagi makanan favorit yang diberi nama Ayam Kung Pao atau Gong Bao Ji Ding juga diambil dari nama seorang tokoh terkenal.
Ada berbagai legenda yang menyebutkan asal usul masakan Ayam Kung Pao. Salah satu legenda menyebutkan Kung Pao adalah nama seorang jenderal yang hidup di masa Dinasti Qing (1644-1911).
Ada pula legenda yang menyebutkan Kung Pao sebagai nama seorang pangeran putra mahkota yang menciptakan resep ini saat melakukan perjalanan keliling negeri. Sepulangnya ke istana masakan ini diperkenalkan di istana dan mendapat sambutan yang luas dari kalangan istana.
Sebuah legenda lain justru menyebutkan makanan yang dibuat dari potongan daging ayam yang digoreng kering dengan bumbu kecap dan cabai kering ini merupakan makanan kesayangan seorang gubernur Sichuan yang hidup di antara abad ke-17-18.
Penulis buku resep masakan Cina terkenal Helen Chen dalam bukunya Chinese Home Cooking memiliki cerita yang berbeda. Kung Pao adalah nama yang diberikan pada seseorang yang bertugas menjaga istana dan putra mahkota. Kung (Gong) berarti istana, sedangkan Pao (Bao) berarti melindungi.
Orang yang bertugas sebagai Kung Pao itu ternyata punya makanan kesukaan dari ayam dan cabai kering plus kacang. Karena itulah masakan ini kemudian diberi nama Ayam Kung Pao sesuai dengan tugasnya.
Ada legenda lain yang mengisahkan pada suatu malam sang ‘Kung Pao’ kelaparan dan meminta juru masak istana untuk membuatkan makanan. Di dapur ternyata hanya tersisa ayam dan kacang. Karena takut dimarahi hanya menghidangkan makanan sisa, juru masak memasukkan banyak bumbu dan sejumlah besar kacang. Siapa tahu sang Jenderal ‘Kung Pao’ menyukainya.
Walaupun sering disebut sebagai masakan khas Sichuan, sebenarnya terdapat sejumlah keraguan tentang asal muasal. (mus)

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • Blogosphere News
  • LinkedIn
  • Technorati

Posted in Jagad Aneh.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.