** Ritual Buka Luwur Sunan Kudus
KUDUS– Ritual Buka Luwur makam Sunan Kudus yang digelar setiap tanggal 10 Muharam (10 Suro) selalu menyedot perhatian ribuan warga yang ingin mendapat sebungkus nasi yang khas diedarkan dalam perayaan tersebut. Yakni, nasi jangkrik yang dibungkus daun jati dengan lauk daging kerbau dan kambing. Warga mempercayai nasi tersebut membawa berkah.
Lantaran kepercayaan tersebut, puluhan ribu warga, Rabu (7/1) rela mengantri sejak dini hari sebelum pelaksaan pembagian yang dimulai sekitar pukul 05.00 WIB. Ratusan panitia yang dilibatkan mengatur antrean kewalahan menahan desakan warga yang ingin segera mendapatkan nasi jangkrik. Bahkan para pengantri baik wanita maupun laki-laki dan anak-anak, tidak mempedulikan guyuran hujan yang turun membasahi tubuh mereka.
Salah satu warga yang mendapatkan nasi jangkrik, Supriyono, mengaku nasi itu tidak langsung dimakan. Sesampainya dirumah, nasi jangkrik itu akan dibagi dengan anggota keluarganya. Sisanya akan dikeringkan, selanjutnya akan diambil beberapa butir untuk dicampurkan pada beras yang akan dimasak.
Selanjutnya, setelah waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB ritual dilanjutkan ziarah ke makam Syeh Ja’far Shodiq atau lebih dikenal Sunan Kudus. Ziarah dan doa bersama sebelum pemasangan Luwur baru dilakukan, hanya diikuti undangan tertentu yang dipimpin tokoh kharismatik Kudus, KH Syahroni Ahmadi.
Pimpinan Yayasan Pengelola Masjid dan Makam Sunan Kudus, H Najib, mengatakan, nasi jangkrik dengan lauk daging kerbau dan kambing itu merupakan sumbangan masyarakat. Jumlah nasi jangkrik yang dibagikan sebanyak 26.000 merupakan sumbangan sekitar 2500 masyarakat.
Sumbangan diterima panitia Buka Luwur berupa beras sebanyak 9 ton, kambing 68 ekor, dan kerbau 9 ekor. Setelah dimasak, nasi jangkrik dibagikan kepada masyarakat umum. Meski puluhan ribu warga mengantri, dalam setiap ritual Buka Luwur, dikatakannya belum pernah terjadi kerusuhan atau desakan yang mengakibatkan korban jiwa. (ais/mtr)










0 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.