Skip to content


Syeh Puji Siap Datang

  • syeh puji dalam penjara
  • ** Hibahkan ‘Penjara Nikah Siri’

    UNGARAN- Sikap ngotot pihak Polwiltabes Semarang untuk memeriksa pengusaha nyentrik Syeh Pujiono Cahyo Widianto bakal diladeni oleh yang bersangkutan. Syeh Puji –panggilan sehari-harinya— siap memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut yang rencananya Jumat (6/3) pagi ini. Dengan tegas Syeh Puji menyatakan tidak gentar dirinya bakal diperiksa, bahkan siap seandainya saja polisi menahan dirinya.
    “Polisi punya hak menahan saya, tapi tunggu dulu, sudah benarkan dugaan yang ditujukan pada saya sehingga saya harus ditahan? Karena itu saya tidak akan tinggal diam, hukum boleh ditegakkan asal berlaku dengan adil,” tandasnya di Ponpes Miftakhul Jannah miliknya, siang kemarin.
    Pengusaha kerajinan kuningan terbesar di Indonesia ini kembali mengingatkan kepada pihak kepolisian bahwa tuduhan yang ditujukan pada dirinya adalah tidak benar dan tidak adil, pasalnya orang yang melakukan nikah siri maupun nikah dini di negeri ini sangat banyak.
    “Nanti polisi akan saya beri data orang-orang yang menikah siri dan menikah dini. Karyawan saya (PT Sinar Lendoh Terang, red) yang tersebar di seluruh Indonesia telah mendapatkan datanya. Silahkan polisi juga periksa mereka (pelaku nikah siri, red), jangan hanya saya saja yang diperiksa,” ujarnya sembari menanyakan alasan polisi yang hanya memeriksa kasusnya itu.
    Karena itu, Syeh Puji telah menyiapkan sebanyak 2.000 santri dan karyawannya untuk melakukan aksi besar-besaran. Dan, ini tidak main-main. Ribuan atribut demo seperti spanduk dan bendera sudah disiapkan. Kemarin (5/3) atribut tersebut dipasang di depan ponpesnya. Karuan aksi tersebut cukup menyita perhatian pengendara yang melintas di jalan raya Jambu yang merupakan jalan utama Semarang-Magelang tersebut.
    “Silahkan menahan saya, biar nanti masyarakat yang menilai. Mengapa hanya saya saja yang ditahan?,” kata Syeh Puji. Rencana spanduk tersebut akan digunakan untuk menggelar aksi di Polda Jateng dan Polwiltabes Semarang. Bahkan, sebagian massanya akan dikirim ke Jakarta untuk melakukan demo di Istana Merdeka.
    Spanduk tersebut berbunyi kata-kata yang menyindir kinerja Polwiltabes, diantaranya “Pernikahan Menghabus Pencabulan”, “Kami Bukan Penjahat Jangan Dijahatkan, “Mengungkap Kasus Jangan Overacting Mengalahkan Syare’at Islam, “Jangan Diskriminasi dalam Penegakkan Hukum”, dll.
    Selain itu, Syeh Puji telah menyiapkan pengacara berlapis tiga yang berjumlah 12 orang pengacara. Sedangkan yang akan mendampinginya nanti adalah tim pengacara lapis pertama. Rencananya, Syeh akan datang hanya didampingi pengacara tanpa mengerahkan pengawalnya.
    Seperti diberitakan sebelumnya, menghadapi tindakan Polwiltabes yang kabarnya akan menahan Syeh Puji, maka dirinya telah menyiapkan penjara ‘tandingan’ yang dibangun di kompleks ponpesnya. Bangunan penjara itu memiliki 3 ruang tahanan, dan 2 ruang isolasi, dan 1 ruang tahanan VIP.
    Tahanan tersebut disiapkan untuk para pelaku nikah siri dan nikah dini seperti dirinya yang juga harus ditahan demi keadilan. Karena jumlah pelaku tersebut sangat banyak, Syeh Puji menyatakan telah menyiapkan areal seluas 14 hektar yang akan dihibahkan pada pemerintah khusus untuk membangun ‘Penjara Nikah Siri’ tersebut. (mus)

    Posted in News.

    0 Responses

    Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

    Some HTML is OK

    (required)

    (required, but never shared)

    or, reply to this post via trackback.