Skip to content


Antara Dukun, Supranatural dan Paranormal (3/Habis)

Dukun yang benar-benar baik dan mumpuni akan didatangi banyak klien dari jauh; dan kata orang mereka akan lebih efektif mengobati orang-orang yang tidak mereka kenal sebelumnya, walaupun sebenarnya mengapa begitu rupanya tak seorang pun yang tahu.
Meski telah ada banyak perubahan zaman yakni dari tradisional pedesaaan ke modern perkotaan, rupanya peranan dukun juga berkembang. Meraka tidak lagi hanya menjadi bagian kebudayaan pedesaan, tapi telah berkembang pula di perkotaan.
Ruslani dalam buku Tabir Mistik Alam Gaib dan Perdukunan dalam Terang Sains dan Agama Perkembangan, mengata dukun di perkotaan ternyata justru lebih pesat dengan banyak dibutuhkannya dukun oleh masyarakatnya, ini berarti peran dukun tidak mengalami kemerosotan.
Hal tersebut kata Ruslani dapat di buktikan dengan maraknya orang-orang yang dianggap terhormat, punya kedudukan dan berpendidikan tinggi pun mendatangi dukun atau penasihat spiritual lainnya untuk tujuan-tujuan tertentu dan khusus.
Di kehidupan modern kota, fungsi dan peranan dukun terus berkembang sehingga ada beberapa fungsi baru dukun. Menurut Ruslani, fungsi dukun, secara kasar berdasar kasus yang dimintakan penyelesaiannya ada empat macam. Yakni permasalahan penyakit, kesulitan ekonomi, karier dan jodoh. Tetapi sebenarnya masih ada persoalan lain mengapa orang pergi ke dukun yakni dendam dan sakit hati atau campuran dua atau lebih dari lima persoalan di atas.
Diterangkan Ruslani, di perkotaan seiring dengan padatnya tempat tinggal yang menyebabkan kelembaban udara tertentu telah menyebabkan terjangkitnya berbagai penyakit tertentu seperti paru-paru dan usus. Buruknya fasilitas social kesehatan juga berpengaruh pada menyebarnya berbagai penyakit kulit. disamping masih ada berbagai permasalahan lain seperti himpitan ekonomi yang membuat penderitaan warga kota semakit kompleks.
Hal itu membuat kompleksnya penyakit yang dihadapi warga kota yakni penyakit fisik dan psikologis yang perlu diobati secara bersamaan, maksudnya selain berfungsi sebagai “pengobat” dukun juga harus berperan sebagai, psikiater bagi masyarakat. Di sini perlu diakui fungsi dokter sangat sulit untuk berperan ganda seperti itu.
Dari peran ganda dan kefungsian tersebut, lantas masyarakat dari luar kota atau daerah lain mau jauh-jauh untuk datang menemukan orang pintar guna mendapatkan pengobatan bagi kesembuhan penyakitnya.
Sebenarnya semua pelayanan dukun tegas Ruslani dalam buku tersebut, dapat di katakan semua berkaitan dengan situasi kota dan kondisi kehidupan miskin di desa. Kondisi perumahan yang buruk dan keterdesakan ekonomi dengan kompetisinya yang ketat, menciptakan berbgai konflik yang jarang terungklap secara terbuka sehingga muncul dalam bentuk tekanan psikologis, perasaan saling tidak percaya dan kecurigaan bahwa seseorang telah men-dukun-nya.
Hanya saja yang perlu diingat dalam berobat ke dukun adalah percaya akan keampuhan dan kepandaian dukun, sehingga dapat menyembuhkan. Tapi jika tidak percaya biasanya tidak akan berpengaruh untuk kesembuhan.
Selain itu faktor kecocockan juga sangat berpengaruh dalam pengobatan. Meski pinter dan ampuh suatu dukun tapi jika tidak cocok maka akan sama saja, yakni tidak akan membuat orang itu sembuh.
Perlu diingat pula kecocokan pada dukun atau pengobatan yang dilakukan sangat dipengaruhi pila, factor kepercayaan sang dukun dapat mengobati kesembuhan dari pasien, itu yang utama. Maka jika anda berobat ke dukun harus percaya dapat tersembuhkan agar menjadi cocok. (zni/mtr)

Posted in Jagad Keramat.

One Response

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Doa dan usaha itu penting. Tetapi jangan beranggapan untuk menduakan, menurut saya sah-sah saja.

Some HTML is OK

(required)

(required, but never shared)

or, reply to this post via trackback.