Kejahatan hipnotis semakin menjadi-jadi. Pelakunya ternyata tidak saja pejahat yang beraksi di jalanan, paranormal kondang yang menguasai ilmu ini juga ada yang memanfaatkan untuk mengeruk duwit pasiennya. Karena itu berhati-hatilah. Tapi, Anda tidak perlu resah, pasalnya ada cara mudah untuk menghilangkan pengaruh hipnotis. Mau tahu?
Kalau saja Anda didekati oleh seseorang yang belum dikenal dan bertanya-tanya tentang suatu hal, berhati-hatilah. Bukan tak mungkin ia merupakan salah satu anggota komplotan penjahat lewat hipnotis. Seperti kejadian yang dialami korban berikut ini.
Lila tak menaruh curiga sedikitpun, ketika didekati seorang lelaki berwajah tampan saat keluar dari bank. Si lelaki yang berlogat Melayu itu, bertanya jalan menuju sebuah gedung perkantoran di kawasan Simpanglima Semarang. Gadis manis ini menuruti begitu saja permintaan si lelaki, ketika diminta naik ke atas mobilnya dan bertindak sebagai penunjuk jalan.
Di atas kendaraan, mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta ini melucuti perhiasan yang dimilikinya. Ia baru sadar menjadi korban penipuan, beberapa menit setelah diturunkan di suatu tempat yang tak dikenalnya.
“Untung saja ada orang di sekitar daerah itu yang mempercayai ceita saya dan bersedia mengantarkan pulang,” aku gadis manis yang sempat ditepuk puncaknya itu.
Kejadian serupa juga dialami Tanto. Eksekutif sebuah perusahaan ekspor-impor ini kehilangan HP dan uang jutaan rupiah setelah ditepuk oleh seorang lelaki yang mengaku kenalan lamanya.
Lila dan Tanto hanyalah beberapa korban kejahatan lewat hipnotis. Para pelaku biasanya menghipnotis dengan cara menepuk tubuh korbannya. Ada juga yang melalui pandangan mata. Sasaran korban biasanya mereka yang sedang melamun, pikiran kalut dan batin kosong.
Ilmu ini banyak dipakai oleh pelaku kejahatan yang ingin mengeruk keuntungan tanpa harus bertindak keras terhadap korbannya. Ia pun tak harus sampai mencabut nyawa korbannya. Resiko untuk tertangkap juga relatif kecil lantaran para korban biasanya sulit mengenali pelaku secara spesifik.
Meski demikian, bukan berarti kita tak bisa menghindarinya. Caranya, jika ditepuk seseorang maka kita harus dengan cepat menepuk balik. Atau mengucapkan Istighfar. Teknik ini akan membebaskan kita dari pengaruh hipnotis.
Kita juga bisa mengenalinya lewat ciri-ciri si pelaku. Biasanya pelaki berpakaian rapi dan berpura-pura menawarkan sesuatu benda atau menanyakan suatu alamat atau menawarkan jasa mengantar pulang. Nah, berhati-hatilah. (mus)
Pages
Altar (5)
Alternatif (26)
Cerita Cinta (21)
Cerita Misteri (43)
Jagad Aneh (10)
Jagad Keramat (17)
Japa Mantra (17)
Karomah (6)
Mitos (15)
News (21)
Primbon (4)
Sekse (18)
Situs (33)
Sufi (1)
Umum (2)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Arsip
- May 2009 (6)
- April 2009 (6)
- March 2009 (11)
- February 2009 (12)
- January 2009 (18)
- December 2008 (29)
- November 2008 (10)
- October 2008 (11)
- July 2008 (1)
- June 2008 (3)
- May 2008 (61)
- April 2008 (54)
- March 2008 (24)
- 0 (1)









harus dipisahkan antara hipnotis dengan gendam. Hipnotis itu ilmiah. gendam adalah semi mistis, kombinasi antara teknik komunikasi dengan mind power. Jangan dicampur aduk, bung!! Tapi apa yang sekarang dianggap mistis, suatu saat bisa menjadi ilmiah, jika “rumus”-nya sudah ketemu
gendam itu cuma buat orang goblok yang ga bisa berbuat apa2 untuk keluarganya…sekolah cetek, pengen kaya, pengen gaya…cuma otak bego jadi cuma bisa belajar bertapa doang…kesian orang kayak gitu…mustinya suruh deket sumanto biar jadi sarapan nya aja…jadinya derita dibumi cepet selesai…kwak…kwak…kwak..