Pendekar sakti mandraguna setiap menghadapi musuh belum tentu langsung menggunakan ajian kesaktian yang dimiliki. Ada tahapan dilakoni, yakni dengan berupaya membuat musuh lebih dulu jera. Tidak harus menghadapi dengan mengerahkan ajian pamungkas berupa kesaktian. Lalu bagaimana cara menguasai ajian itu?
Salah satu jenis ajian digdaya yang tidak bisa dipisahkan dari macam-macam kekuatan dikuasai kalangan pendengar, adalah ajian Jabaluddin. Asal-usul ajian ini ada sejak jaman kerajaan Padjajaran, Jawa Barat menancapkan kuasanya di tanah Jawa. Kalangan jawara dan pendekar sakti mandraguna saat itu banyak melengkapi kedigdayaan dengan ilmu penggetar hati ini.
Tidak pandang kalangan jelata atau bangsawan sejak dulu sudah terbiasa mengamalkan ajian Jabaluddin. Manfaat bisa didapatkan cukup banyak, mulai dari meluluhkan niat jahat musuh, meredam emosi, sampai menjaga kharisma diri agar tetap dilindungi aura wibawa.
Ajian ini menurut kalangan spiritualis disebut sebagai ajian kewibawaan yang maha tingi. Jika diimplimentasikan dengan kebutuhan di masa sekarang, banyak yang memanfaatkan untuk tujuan mempertaruhkan karir. Terutama sangat penting untuk membentuk keyakinan diri, dan menjadikan perasaan diri menjadi lebih berani.
Laku yang dijalankan pun tidak terlalu susah. Hampir sama dengan laku kadigdayaan lainnya. Harus melalui rapalan mantera, puasa, dan menahan tidak melanggar hal-hal yang dikategorikan pantangan. Memendam niat tidak baik, dan selalu menjaga diri agar tidak larut dalam suasana emosi dan hati yang panas karena suatu masalah.
Jaluddin apabila dirapalkan dalam hati dan digunakan untuk menghadapi seseorang akan membuat nyali dan keberanian seseorang menjadi kecil. Tak berkutik dihadapan pemilik ajian. Demikian juga apabila dipakai mengertak seseorang suaranya bisa membuat lawan gemetar dan tak dapat bicara. Ada pun rapalan ajiannya sebagai berikut;
“Bismillahirrohmanirrohim. Gelap sanga. Gelap sanga. Gelap sewu suaraku Syeh Jabarudin ana dadaku. Yaa aku syehe Allah. Laa..illaha illallah Muhammad rasulullah..”. Laku harus dijalankan adalah dengan menjalankan puasa sunah selama 40 hari.
Sementara mantera yang harus dibaca sebanyak 21 kali setiap selesai salat fardlu. Setelah selesai puasa, setiap harinya selesai shalat, aji mantera di atas dibaca 3 kali. Setelah itu secara gaib energi tubuh pelaku sudah terisi ajian dan kekuatannya sewaktu-waktu bisa digunakan secara langsung. Terutama untuk tujuan kebaikan dan ketika menghadapi musuh-musuh yang berhati jahat dan keji. (ais)
Pages
Altar (5)
Alternatif (26)
Cerita Cinta (21)
Cerita Misteri (43)
Jagad Aneh (10)
Jagad Keramat (17)
Japa Mantra (17)
Karomah (6)
Mitos (15)
News (21)
Primbon (4)
Sekse (18)
Situs (33)
Sufi (1)
Umum (2)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Arsip
- May 2009 (6)
- April 2009 (6)
- March 2009 (11)
- February 2009 (12)
- January 2009 (18)
- December 2008 (29)
- November 2008 (10)
- October 2008 (11)
- July 2008 (1)
- June 2008 (3)
- May 2008 (61)
- April 2008 (54)
- March 2008 (24)
- 0 (1)









HE HE HE HE HE………
KALO AKU PIKIR……SEBENARNYA KALO KITA EMANG MAU SELAMAT……GAK USAH PAKAI AJIAN YANG PUASANYA NYIKSA RAGA BAHKAN JIWA DEH……..
KARENA DI AL-QU’AN DAN DI HADIST TIDAK ADA ITU YANG NAMANYA PUASA SAMPAI 40 HARI APALAGI SAMPAI PUASA SATU HARI SATU MALAM………
NYIKSA DIRI LO…….SEKARANG NIH KLALO KITA MAU DI SEGANI DAN DI HORMATI ORANG………..HARUS BANYAK UANG MEN……….ORANG YANG BANYAK UANG……..JAMAN SEKARANG NEH……TUH ORANG YANG DI SEGANI DAN DI HORMATI ORANG…………..
HE HE HE HE HE JUGA…………….
SEBENERE KALAU MAU DIPIKIR JUGA…….. MAU PAKE AJIAN ATAU HAK ITU HAK PREROGATIVE MASING MASING KAN…. MENURUT AKU ISLAM JUGA GAK MENYALAHKAN HAL2 SEPERTI ITU, ASAL DI BUAT UNTUK KEBAIKAN DAN TIDAK MENEMPATKAN AJIAN ATAU BENDA BENDA “KERAMAT” LAINNYA SEBAGAI TUHAN…. BUKANKAH DULU NABI MUSA DI BERI TONGKAT UNTUK MEMBELAH LAUTAN !
he he he he he lagih…..
kalo dari wangsit yg mbah dapet…………..???????
????…wadauh entar dulu yah… mbah fikirin dulu… soalnya mbah lupa neh……….@@@… maklum faktor usia….
hehehhehehehe juga ………..
sbenarx gak perlu vaca mantra panjang2 …
niat aja jadi maka jadilah …..bisa karna kuasa Allah
semua keingina pasti jadi yg penting yakin bro……….
HeheheheheHe laaah…suka2 orang lah namanya jg doyan ngelmu man.
okelah kalau begitu, tu tu…….